IHSG Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham ENRG, ESSA, INCO, dan MBMA
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 0,26% ke 7.242 kemarin dan masih berpeluang melanjutkan penguatan. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Energi Mega Persada (ENRG), ESSA Industries Indonesia(ESSA), Vale Indonesia (INCO), dan Merdeka Battery Materials (MBMA).
“IHSG menguat ke 7.242 kemarin dengan disertai munculnya volume pembelian, namun penguatannya belum mampu untuk menembus MA20. Selama masih mampu bergerak di atas 7.152 sebagai support terdekat, maka posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave b dari wave (ii) dari wave [iii], sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji 7.307,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Rabu (17/01/2024).
Baca Juga
Namun, lanjut dia, waspadai apabila IHSG menembus 7.152, maka akan mengarah ke 7.021-7.111. Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah 7.152, kemudian7.045. Sedangkan resistance berada di 7.323, kemudian 7.403.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini, di Bursa Efek Indonesia.
ENRG - Spec Buy
Harga saham ENRG ditutup flat ke Rp 242 kemarin disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama ENRG masih mampu berada di atas Rp 236 sebagai stop loss-nya, maka posisi ENRG saat ini diperkirakan berada di awal wave v dari wave (iii), sehingga masih berpeluang untuk melanjutkan penguatan.
Spec buy: Rp 238-242
Target price: Rp 258, Rp 264
Stop loss: di bawah Rp 236.
ESSA - Buy on Weakness
Harga saham ESSA terkoreksi ke Rp 590 kemarin dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksi ESSA masih tertahan oleh moving average 60 hari (MA60). Saat ini, posisi ESSA diperkirakan berada pada bagian awal dari wave (b), sehingga akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 545-590
Target price: Rp 620, Rp 665
Stop loss: di bawah Rp 510.
INCO - Buy on Weakness
Harga saham INCO ditutup flat ke Rp 4.150 kemarin disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 4,100 sebagai stop loss-nya, maka posisi INCO saat ini berada di awal wave [iii], sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatan.
Buy on weakness: Rp 4.120-4.140
Target price: Rp 4.380, Rp 4.720
Stop loss: di bawah Rp 4.100.
Baca Juga
MBMA - Spec Buy
Harga saham MBMA menguat 3,13% ke Rp 660 kemarin dan masih didominasi oleh volume pembelian. Saat ini, diperkirakan posisi MBMA sedang berada di akhir wave (v) dari wave [iii], sehingga berpeluang untuk melanjutkan penguatan.
Spec Buy: 645-660
Target price: Rp 690-705
Stop loss: di bawah Rp 640.
(Disclaimer on)

