Bagikan

Berburu Proyek hingga Sulawesi, Widiant Jaya (WIDI) Harap Rugi Bersih Susut

JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan rental alat berat, PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI), berharap dapat menggenggam proyek sebesar Rp 3 miliar, dalam waktu dekat. Penetrasi pasar ke luar Jabodetabek bahkan luar Pulau Jawa sedang dijajaki.

Direktur Utama PT Widiant Jaya Krenindo Tbk, Bernard Widianto, mengatakan sebagian dari target proyek sudah diperoleh dan sedang dikerjakan, namun sebagian lainnya dianggap masih potensi, lantaran terjadi penunandaan proyek.

“Sebagian kontrak proyek sudah ditandatangani, tapi belum dikerjakan karena ada overtime,” papar Bernard, saat paparan publik insidentil yang digelar Perseroan secara online dari Jakarta, Jumat, (13/10/2023).

Baca Juga

Saham Anjlok, Kinerja Widiant Jaya (WIDI) Tersengat Sentimen Pemilu dan IKN

Penundaan sejumlah proyek berdampak pada tidak tercapainya target kinerja keuangan WIDI.  

Direktur Keuangan WIDI, Erik Angkasa Darma, mengatakan, penundaan proyek bahkan berdampak pada posisi bottom line WIDI yang harus menderita rugi bersih.

WIDI tercatat mengalami rugi bersih Rp 65,33 juta pada 30 Juni 2023, angka tersebut menunjukan penurunan dari posisi rugi bersih sebesar Rp 80,94 juta yang diderita pada periode Juni 2022.

Kerugian WIDI sejalan dengan kondisi pendapatan yang menurun sebesar 13,45% year on year menjadi Rp 3,29 miliar dibandingkan dengan periode 30 Juni 2022 sebesar Rp 3,81 miliar.

Rencana Bisnis

Untuk memperbaiki kinerja Perseroan di masa datang, WIDI sedang menjajaki peluang proyek-proyek potensial di luar Jabodetabek, diantaranya di Tegal, Jawa Tengah hingga Pulau Sulawesi.

“Kami sedang jajaki di beberapa daerah. Kami harap bulan depan sudah bisa mengirim beberapa unit (alat berat) ke wilayah Sulawesi,” kata Bernard. Saat ini pihaknya sedang melakukan proses physical study untuk proyek dimaksud.

Baca Juga

Top Broker Pekan Ini, CGS-CIMB Sekuritas Catat Nilai Transaksi Rp 10,51 Triliun

Lebih lanjut, penetrasi di luar Jabodetak diyakini akan membantu peningkatan pendapatan perusahaan, apalagi harga sewa di luar Jawa lebih tinggi dibanding Jabodetabek.

Sebagai catatan, saham WIDI bergerak sangat volatile. Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat melakukan suspensi terhadap saham ini pada 6 Oktober 2023.

Setelah suspensi dibuka pada 10 Oktober 2023, tekanan jual terhadap saham WIDI tidak juga mereda, bahkan terus-menerus ambles menembus auto rejection bawah (ARB). Saat ini harga saham WIDI terkunci di level Rp 45. Antrian jual saham tampak masih mengular.

Terkait kondisi ini, BEI meminta Manajemen WIDI melakukan Paparan Publik Insidentil dan telah digelar, Jumat pagi, 13 Oktober 2023. (CR-3).

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024