Target Saham AKR Corporindo (AKRA) Direvisi Naik Jadi Rp 1.970, Simak Penjelasan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) direvisi naik dari semula Rp 1.880 menjadi Rp 1.970 oleh RHB Sekuritas Indonesia. Revisi tersebut menggambarkan realisasi penjualan lahan industry perseroan tahun 2023 lampau target.
Analis RHB Sekuritas Indonesia Andrey Wijaya mengatakan, manajemen AKRA menyebutkan pencapaian penjualan sebanyak 61 hektare lahan industry JIIPE sepanjang kuartal IV-2023. Permintaan datang dari investor asal Hong Kong. Tambahan tersebut menjadikan total penjualan tahun lalu mencapai 91 ha.
Baca Juga
Pengendali Kembali Tambah Saham AKR Corporindo (AKRA), Volumenya Jumbo
Realisasi tersebut telah melampaui target awal AKRA seluas 75 ha dan target RHB Sekuritas mencapai 80 ha. “Realisasi penjualan tersebut bisa setara dengan Rp 1,5 triliun atau menunjukkan peningkatan sebanyak 126% dalam laba kotor perseroan. Penjualan tersebut setara dengan margin laba kotor mencapai 45%,” tulisnya dalam riset terbarunya.
Sedangkan penjualan lahan industri JIIPE tahun ini diperkirakan bertambah menjadi 130 ha. Data tersebut diperoleh setelah adanya komitmen awal Sichuan Hebang Biotechnology untuk membeli sebanyak 67 ha lahan.
Selaian segmen bisnis penjualan lahan industry, Andrey mengatakan, revisi naik target harga saham AKRA mempertimbangkan kondisi ekonomi dengan harapan lebih baik tahun ini. Pertumbuhan ekonomi tersebut tentu akan berimbas terhadap kenaikan permintaan bahan bakar yang disalurkan perseroan.
Perseroan sebelumnya telah mematok target pertumbuhan distribusi sebanyak 2,8 juta kilo liter bahan bakar minyak tahun 2023. Sedangkan target penyaluran tahun ini diperkirakan bertumbuh sebanyak 8%. Begitu juga dengan segmen penjualan bahan kimia diharapkan meningkat, seiring dengan peningkatan aktivitas smelter.
Terkait fundamental perseroan, RHB Sekuritas menyebutkan, AKRA memiliki neraca keuangan kuat dengan kas bersih Rp 2 triliun dengan target ROE mencapai 23%. Perseroan juga bakal diuntungkan rencana pengoperasian smelter Freeport pada semester II tahun 2024.
Baca Juga
Saham-saham Emiten Prajogo Pangestu Kembali Terhempas, Bahkan Market Cap BREN Melorot
Berbagai faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas merevisi naik target saham AKRA dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target harga tersebut merefleksikan perkiraan PE perseroan tahun 2024 sekitar 10 kali.
Target harga tersebut juga mempertimbangkan perkiraan kenaikan laba bersih eprseroan menjadi Rp 3,13 triliun tahun ini, dibandingkan proyeksi tahun lalu Rp 2,66 triliun. Sedangkan pendapatan tahun ini diprediksi naik menjadi Rp 48,10 triliun, dibandingkan estimasi tahun lalu Rp 41,52 triliun.
Estimasi Kinerja Keuangan AKR Corporindo (AKRA)

