Beli di Atas Harga Pasar, Sujaka Lays Tambah 1,4 Miliar Saham Black Diamond (COAL)
JAKARTA, invesotrust.id – Sujaka Lays mendadak memborong sebanyak 1,4 miliar saham PT Black Diamond Resources Tbk (COAL). Aksi tersebut menjadikan total saham yang dikendalikannya bertambah dari 25,61% menjadi 48,01%.
Corsec COAL Agianita Julinda mengatakan, Sujaka Lays memborong sebanyak 1,4 miliar saham COAL dengan harga pelaksanaan Rp 60 per saham, sehingga total dana yang digelontorkan mencapai Rp 84 miliar. Harga pembelian tersebut lebih tinggi, dibandingkan harga saham COAL dalam tiga bulan terakhir berada di level Rp 50 per saham.
Baca Juga
Usai Harga Melorot, Saham Emiten Sujuka Lays (COAL) Kini Ditinggal Investor
“Pembelian saham tersebut telah direalisasikan pada 12 Februari 2024 yang berdampak terhadap peningkatan kepemilikan saham Sujaka dari 25,61% menjadi 48,01%,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Selasa (13/2/2024).
Sebelum aksi borong tersebut, susunan pemegang saham COAL terdiri atas Sujaka Lays selaku pengendali dengan kepemilikan 25,61% saham COAL. Sisanya dikuasai Hendra Hasan Kustarjo sebanyak 22,4%, Arie Rinaldi 6%, PT Seluas Lautan 5,51%, Herry Sen 4%, dan sisanya investor public mencapai 36,48%.
Sebelumnya, saham emiten Sujaka Lays ini sempat melesat berkali-kali sejak listing perdana level Rp 100 hingga mencapai puncaknya level Rp 560 pada 22 September 2022. Usai mencapai level tertinggi sepanjang masa tersebut, saham COAL berangsur-angsur turun hingga akhirnya ke level Rp 51.
Baca Juga
Pefindo Proyeksikan Emisi Obligasi Korporasi 2024 Bisa Capai Rp169 Triliun
Sedangkan dari sisi keuangan, laba bersih COAL anjlok dari Rp 82,49 miliar menjadi Rp 42,42 miliar hingga kuartal III-2023. Penurunan tersebut membuat laba per saham melorot dari Rp 16,49 menjadi Rp 6,79 per saham.
Padahal, pendapatan perseroan justru melesat dari Rp 367,06 miliar menjadi Rp 523,14 miliar. Namun beban pokok penjualan melesat yang memicu penurunan signifikan laba bruto.

