Bagikan

Cek Target Harga Saham Antam (ANTM) Berikut, Potensi Cuan Ternyata Besar

JAKARTA, Investortrust.idPerforma keuangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diprediksi tetap kuat hingga akhir tahun, meskipun diadang sejumlah tantangan. Tantangan datang dari normalisasi produksi feronikel, meskipun volume produksi bijih nikel diestimasi meningkat.

Analis RHB Sekuritas Indonesia menyebutkan bahwa produksi feronikel perseroan tahun ini diperkirakan hanya mencapai 20.500 ton atau turun 15% dari realisasi tahun lalu. Volume tersebut diprediksi mulai bertumbuh menjadi 27 ribu ton tahun 2024. 

Baca Juga

Lompatan Harga Minyak Dunia Kerek Sejumlah Saham Berikut, MEDC Teratas

Sedangkan volume produksi bijih nikel perseroan, riset tersebut mengungkap, diprediksi naik mencapai 20% menjadi 10 juta ton tahun ini. Kenaikan didukung tingginya permintaan dari perusahaan smelter dalam negeri. 

Dari segmen tambang emas, dia mengatakan, stabilnya harga jual emas dalam rata-rata US$ 2.000 per oz ikut membantu kinerja keuangan perseroan tahun ini. 

Perseroan juga didukung ekspansi yang massif dengan target belanja modal tahun ini senilai Rp 14 triliun, dibandingkan dengan rata-rata tahunan dalam tujuh tahun terakhir berkisar Rp 1,4 triliun. Sebagian besar dana dimanfaatkan untuk pengembangan baterai kendaraan listrik menggandeng perusahaan global.

Baca Juga

Saat Harga Nikel Stabil, Analis Ini Pilih Saham MBMA dan NCKL, Berikut Alasannya

Berbagai faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi beli saham ANTM dengan target harga Rp 2.660. Target tersebut merefleksikan potensi penguatan lebih dari 35%, dibandingkan harga penutupan kemarin Rp 1.955. 

untuk mempertahankan peningkatan laba bersih ANTM menjadi Rp 4,06 triliun tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 3,35 triliun. Sebaliknya pendapatan perseroan diprediksi turun tipis dari Rp 45,93 triliun menjadi Rp 45,82 triliun.

Sebelumnya, Antam mengumumkan masih melanjutkan penyelesaian proyek pembangunan pabrik feronikel berkapasitas 13.500 TNi per tahun di Halmahera Timur beserta dengan infrastruktur pendukung pabrik yang direncanakan memulai fase produksi pabrik pada triwulan IV-2023.

Baca Juga

Saham Perusahaan Minyak Terkerek Saat Pasar Eropa Terkoreksi

Sekretaris Perusahaan Antam, Syarif Faisal Alkadrie menjelaskan, Antam telah memulai tahap awal pengoperasian pabrik feronikel Halmahera Timur yang ditandai dengan burner-on atau proses pemanasan tungku pembakaran (furnace) pada tanggal 7 Juli 2023.

“Setelah proses burner-on dilakukan, tahapan kedua dari rangkaian commissioning yaitu switch-on furnace Pabrik Feronikel Halmahera Timur yang telah dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2023,” ungkap Syarif Faisal dalam keterangan resmi dikutip Jumat (1/9/2023).

Terkait dengan inisiatif pengembangan hilirisasi nikel untuk baterai kendaraan listrik, lanjut Syarif, pada Januari 2023, Antam (ANTM) bersama-sama bersama Hong Kong CBL Limited (HKCBL), anak perusahaan yang dikendalikan oleh CBL, menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional share purchase agreement/CSPA) atas sebagian kepemilikan saham Antam pada PT Sumberdaya Arindo (PT SDA).

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024