Berkat Hal Ini, Potensi Cuan Saham Antam (ANTM) masih Besar
JAKARTA, investortrust.id – Realisasi penjualan dan laba bersih PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hingga September 2023 sudah sesuai estimasi. Hal ini menjadikan saham ini layak dipertahankan beli dengan potensi penguatan harga masih pesat.
Antam membukukan kenaikan laba bersih sebanyak 8,4% dari Rp 2,62 triliun menjadi Rp 2,84 triliun hingga September 2023. Sebaliknya pendapatan turun dari Rp 33,68 triliun menjadi Rp 30,89 triliun.
Baca Juga
Laba Antam (ANTM) Bertumbuh Sesuai Harapan, Bagaimana dengan Target Sahamnya?
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rizkia Darmawan dan Abyan H Yuntoharjo mengatakan, perseroan berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih, meskipun nilai penjualan turun sampai September 2023. Pertumbuhan laba tersebut didukung atas penurunan beban operasional akibat penurunan harga bahan bakar dan batubara.
Penurunan beban tersebut membuat gross margin perseroan meningkat menajdi 19,7%, dibandingkan periode sama tahun lalu 17,8%. Sedangkan margin operasional naik dari 8,1% menjadi 10,8% sampai kuartal III-2023.
Baca Juga
“Perbaikan margin membuat peningkatan EBITDA perseroan menjadi Rp 4,5 triliun dan laba bersih sebanyak Rp 2,8 triliun hingga kuartal III-2023. Bahkan, raihan laba tersebut di atas ekspetaksi ata telah merefleksikan 76,9%,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Berbagai faktor tersebut mendorong Mirae Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham ANTM dengant arget harga RP 2.175. Target harga sebut mengimplikasikan perkiraan EV/EBITDA tahun 2024 sekitar 10,3 kali.
Baca Juga
Mirae Asset Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih ANTM menjadi US$ 3,70 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 3,82 triliun. Sedangkan pendapatan diharapkan mencapai Rp 41,69 triliun, dibandingkan tahun lalu Rp 45,93 triliun.

