Potensi Cuan Besar, Ini Yang Membuat Saham Sari Roti (ROTI) Layak Lirik
JAKARTA, Investortrust.id – Potensi cuan saham PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) diprediksi masih besar mencapai 24%, seiring dengan potensi keberlanjutan pertumbuhan kinerja keuangan perseroan.
BRI Danareksa Sekuritas menargetkan performa keuangan perseroan pulih kembali tahun 2024. Diperkirakan laba bersih senilai Rp 346 miliar tahun 2023 dan diharapkan melesat menjadi Rp 431 miliar pada 2024, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 432 miliar.
Baca Juga
“Kami meyakini bahwa ROTI akan menghasilkan pertumbuhan laba yang pesat tahun 2024, dibandingkan tahun 2023,” terang analis BRI Danareksa Sekuritas Natalian Susanto dalam riset yang diterbitkan pekan lalu.
Dia mengungkap dua alasan penopang lompatan kinerja keuangan perseroan tahun 2024. Pertama, kapasitas produksi yang masih besar didukung dengan peningkatan jaringan distribusi.
Berdasarkan data, kapasitas produksi roti perseroan mencapai 5,1 juta potong roti per hari. Hal ini menjadikan produsen Sari Roti ini menempati peringkat teratas untuk produsen roti di Indonesia.
Baca Juga
Perusahaan Prajogo Pangestu Ini (BREN) Bidik Dana IPO Rp 3,51 T, Simak Keunggulan Bisnisnya
Perseroan juga didukung 14 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia dengan ragam varian produk yang dihasilkan.
Dari sisi jaringan distribusi, Natalia mengungkapkan, Sari Roti memiliki jaringan paling luas di Indonesia dengan jaringan lebih dari 80 ribu modern trade (MT) dan jaringan perdagangan umum di seluruh wilayah Indonesia.
“Dengan kapasitas produksi yang besar, perseroan masih memiliki kemampuan untuk memenuhi peningkatan permintaan pasar ke depan,” terangnya.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Saham BRMS, SMGR, dan SRTG Layak Dipilih
Prospek pesatnya pertumbuhan kinerja perseroan mulai tahun 2024, terang dia, didukung tren peningkatan permintaan daya beli masyarakat. Hal ini akan berimbas langsung terhadap peningkatan kinerja keuangan perseroan.
Sari Roti, ungkap dia, juga bakal didukung atas Upaya manajemen yang agresif merangsek pasar perdagangan umum. Perseroan juga akan diuntungkan atas berlanjutnya penambahan jaringan outlet minimarket di Indonesia berkisar 1.000-2.000 unit per tahun. “Kami melihat dampak langsung pertambahan jumlah outlet minimarket terhadap penjualan perseroan,” terangnya.
Baca Juga
Fase Bullish IHSG Berlanjut, Pantau TLKM, BMRI, AVIA dan BIPI
Kondisi tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk merekomendasikan beli saham ROTI dengan target harga Rp 1.700. Dengan penutupan harga saham ROTI Rp 1.370 akhir pekan lalu, potensi cuan saham ini masih besar mencapai 24%.
Target harga tersebut merefleksikan perkiraan PE tahun 2024 sekitar 18,7 kali atau lebih rendah dibandingkan perusahaan sejenis sekitar 17,3 kali. Target harga tersebut juga telah mempertimbangkan lompatan laba bersih perseroan tahun depan.

