Siapkan Rp 149,6 Miliar, Sari Roti (ROTI) Kembali Buy Back Saham
JAKARTA, investortrust.id – PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI), perusahaan roti dengan bran Sari Roti, akan menggelar pembelian kembali (buy back) saham dengan target dana Rp 149,6 miliar. Total saham yang akan dibeli berkisar 88 juta saham.
Direktur ROTI Arlina Sofia dan Ida Apulia Simatupang dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (28/6/2024), menyebutkan bahwa perseroan memperkirakan dana maksimal Rp 149,60 miliar untuk rencana pemeblian sebanyak 88 juta saham ROTI. Sedangkan harga buy back dibatasi maksimal Rp 1.700 per saham.
Baca Juga
Sari Roti (ROTI) Bagikan Dividen Rp 500 Miliar, Nilainya di Atas Raihan Laba 2023
“Buy back saham in tidak berdampak terhadap pendapatan perseroan, sehingga tidak terdapat perubahan atas proforma laba perseroan ke depan,” tulisnya dalam keterangan resminya.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ROTI turun sepanjang year to date (YTD) dari level penutupan akhir tahun lalu Rp 1.150 menjadi Rp 985 pada penutupan perdagangan saham kemarin. Tak hanya itu dalam setahun terakhir, saham ROTI turun dari level Rp 1.300 menjadi Rp 985 per saham.
Baca Juga
Didukung Sejumlah Faktor Ini, Target Kinerja dan Saham Sari Roti (ROTI) Dipangkas
Hingga kini, perseroan masih memiliki saham treasuri dari hasil buy back sebanyak 36,79 juta saham dari hasil buy back 21 Juli-20 Oktober 2022. Sedangkan sebanyak 2,11 juta saham ROTI dari hasil buy back periode 21 Oktober 2022 hingga 20 Januari 2023 telah dialihkan.
Hingga Maret 2024, perseroan berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan dari Rp 940,96 miliar menjadi Rp 951,27 miliar. Sedangkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat dari Rp 49,16 miliar menjadi Rp 73,78 miliar.
Grafik ROTI

