SOHO Tebar Dividen Interim Rp 250 Miliar saat Stock Split, Begini Ketentuannya
JAKARTA, investortrust.id – Emiten farmasi PT Soho Global Health Tbk (SOHO) mengumumkan rencana pembagian dividen tunai interim Rp 250,07 miliar, atau Rp 19,7 per saham dari perolehan kinerja kuartal III-2023
Presiden Direktur PT Soho Global Health Tbk, Rogelio Paulino, mengatakan, rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2023 telah disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 31 Oktober 2023.
Lebih lanjut disampaikan, saat ini Perseroan tengah melakukan pemecahan nominal saham (stock split), dengan begitu ditetapkan ketentuan, bahwa apabila stock split telah berlaku efektif pada saat tanggal pembayaran dividen interim, sehingga jumlah lembar saham Perseroan telah menjadi 12,69 miliar saham, maka nominal dividen interim yang dibagikan adalah sebesar Rp 19,7 per saham.
Baca Juga
SGER Kantongi Restu Pembagian Dividan Saham Senilai Rp 590,47 Miliar
‘’Namun apabila stock split belum berlaku efektif pada saat tanggal pembayaran dividen interim, sehingga jumlah lembar saham Perseroan masih berjumlah 1,27 miliar saham, maka nominal dividen interim yang dibagikan sesuai dengan pemegang saham, yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 14 November 2023, sampai dengan penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada tanggal tersebut (recording date) dengan tetap memperhatikan peraturan BEI untuk perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia,’’ katanya dalam keterbukaan informasi yang dilansir, Kamis (2/11/2023).
Adapun jadwal pembagian dividen saham yang direncanakan Perseroan yaitu, tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 10 November 2023, kemudian tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 13 November 2023.
Baca Juga
Laba Bersih Melesat 33,7%, Emiten Tommy Soeharto (HUMI) Mau Belanja Kapal Baru
Tanggal cum dividen di pasar tunai 14 November 2023, lalu tanggal ex dividen di pasar tunai 15 November 2023, dan tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai atau recording date 14 November 2023 pukul 16.00. Sedangkan tanggal pembayaran dividen akan dilakukan pada 27 November 2023.
Sebagai catatan, hingga kuartal III-2023, Perseroan membukukan laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 270 miliar, kemudian saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 726,81 miliar dan total ekuitas Rp 2,54 triliun.

