IHSG Berakhir Koreksi 35 Poin, Tapi Lima Saham Ini Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/11/2023), ditutup turun 35,05 poin (0,51%) menjadi 6.843,79. IHSG bergerak dalam rentang 6.824,47-6.887,02 dengan nilai transaksi Rp 7,89 triliun.
Baca Juga
Penurunan indeks dipicu pelemahan mayoritas sektor saham, seperti konsumer primer turun 1,73%, saham sektor energi 1,35%, sektor material dasar 0,94%, sektor keuangan 0,89%, sektor industry 0,65%, dan sektor kesehatan 0,52%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor properti sekitar 0,39% dan saham konsumer non primer 0,28%.
Meski IHSG ditutup di zona merah, sejumlah saham berhasil melesat, seperti saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik hingga auto reject atas (ARA) Rp 76 (25%) menjadi Rp 380, PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) naik Rp 20 (25,97%) menjadi Rp 97, PT Semacon Integrated Tbk (SEMA) naik Rp 15 (15%) menjadi Rp 115, PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp 1.200 (12,90%) menjadi Rp 10.500, dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik Rp 280 (11,43%) menjadi Rp 2.730.
Baca Juga
PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) Cetak Kenaikan Laba Bersih 193,8%
Sebaliknya pelemahan yang dalam melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Surya Permata Andalan tbK (NATO), PT Pinago Utama Tbk (PNGO), PT Jembo Cable Company Tbk (JECC), PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA).

