Cek Rekomendasi Saham Hari Ini, INDF AMRT, DOID, dan ERAA
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 0,69% ke 7.178 kemarin dan masih didominasi oleh volume penjualan. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni INDF AMRT, DOID, dan ERAA.
“IHSG terkoreksi kemarin dan masih didominasi oleh volume penjualan. Cermati support terdekat di 7.152, bila IHSG menembus support tersebut, diperkirakan pergerakannya sedang membentuk wave c dari wave (ii), sehingga akan rawan melanjutkan koreksinya menguji ke 7.021-7.111,” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Jumat (26/01/2024).
Baca Juga
Namun, bila IHSG masih mampu bertahan di atas area tersebut, maka terdapat kemungkinan IHSG akan menguji kembali 7.278-7.307, untuk membentuk wave b dari wave (ii). Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah 7.152, kemudian 7.045. Sedangkan resistance berada di 7.323, kemudian 7.403.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini, di Bursa Efek Indonesia.
AMRT - Buy on Weakness
Harga saham AMRT terkoreksi ke Rp 2.670 kemarin dan masih didominasi volume penjualan. Selama masih mampu bergerak di atas Rp 2.570 sebagai stop loss-nya, maka posisi AMRT sedang berada di awal wave 3 dari wave (5), sehingga koreksinya akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on weakness: Rp 2.600-2.650
Target price: Rp 2.730, 2.830
Stop loss: di bawah Rp 2.570.
DOID - Buy on Weakness
Harga saham DOID menguat 5,41% ke Rp 390 kemarin disertai munculnya volume pembelian, dan penguatannya pun mampu berada di atas moving average 20 hari (MA20). Saat ini, posisi DOID diperkirakan berada di awal wave (c) dari wave [y] dari wave B, yang berarti pergerakannya masih berpeluang melanjutkan penguatan.
Buy on weakness: Rp 374-386
Target price: Rp 410, Rp 444
Stop loss: di bawah Rp 364.
ERAA - Buy on Weakness
Harga saham ERAA terkoreksi 1,90% ke Rp 412 kemarin dan masih didominasi volume penjualan. Posisi ERAA diperkirakan berada di awal fase downtrend-nya dan sedang berada di awal wave [ii] dari wave 3, sehingga koreksinya diperkirakan berlanjut dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 374-400
Target price: Rp 442, Rp 480
Stop loss: di bawah Rp 360.
Baca Juga
Prospek Kinerja 2024 Mengecewakan, Saham Tesla Anjlok 12%
INDF - Sell on Strength
Harga saham INDF terkoreksi 0,78% ke Rp 6.400 kemarin disertai munculnya volume penjualan, koreksi INDF pun menembus cluster MA20 dan MA60. Saat ini, posisi INDF diperkirakan sedang berada di bagian wave e dari wave b dari wave (y), sehingga penguatannya akan cenderung terbatas dan rawan melanjutkan koreksi. Adapun koreksi INDF diperkirakan akan menguji ke rentang Rp 6.050-6.250.
Sell on strength: Rp 6.475-6.500.
(Disclaimer on)

