IHSG Coba Test Resistance, Saham DOID dan INDF Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/8/2024), bergerak sesuai estimasi dengan peluang koreksi dalam jangka pendek. Potensi melanjutkan penurunan ke support 7.127 tetap terbuka.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa rebound IHSG masih tertahan di area resisten 7.207, sehingga terbuka peluang penurunan kembali. Sedangkan rentang pergerakan hari ini berkisar 7.127-7.207.
Baca Juga
Transaksi Saham Satria Mega (SOTS) Dibuka Kembali, Lanjutkan Penguatan?
Meski indeks masih bearish, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan saham DOID direkomendasikan beli dengan target harga Rp 755-810 dan saham INDF direkomendasikan beli dengan target harga Rp 6.475-6.750. Sebaliknya saham AMMN dan ANTM direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi lompatan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melesat 1,76%. Penguatan paling pesat melanda bursa saham Nasdaq mencapai 2,87% dan indeks S&P500 melesat 2,30%.
IHSG kemarin ditutup melemah 17,01 poin (0,24%) menjadi 7.195,12. Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai senilai Rp 932,88 miliar terbanyak melanda saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebanyak Rp 787,44 miliar. Disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 175,46 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 134,70 miliar.
Baca Juga
Klaim Pengangguran AS Turun, Padahal Pasar Tenaga Kerja Melemah. Kok Bisa?
Pelemahan IHSG kemarin terseret pelemahan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,93%, sektor infrastruktur 0,81%, sektor transportasi 0,76%, sektor konsumer primer 0,59%, dan sektor energi 0,34%. Kondisi berbeda dicatatkan sektor saham properti, teknologi, keuangan, dan kesehatan dengan penguatan.
Meski IHSG ditutup di zona merah, tiga saham ini berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) sebanyak 34,21% menjadi Rp 102. Dua lainnya disumbangkan saham pendapatan baru PT Esta Indonesia Tbk (NEST), yang listing hari ini, melesat 35% menjadi Rp 270 dan PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) naik 34,07% menjadi Rp 244.
Grafik IHSG

