Memasuki Pemulihan, Prospek dan Target Saham Sido Muncul (SIDO) Menggiurkan
JAKARTA, investortrust.id – PT Sido Muncul Tbk (SIDO) diperkirakan mulai bangkit tahun ini dengan potensi pertumbuhan pendapatan dan laba lebih pesat, dibandingkan realisasi tahun lalu. Optimisme tersebut diharapkan berimbas positif terhadap saham perusahaan jamu ini.
Analis Sinarmas Sekuritas Michael Filbery mengatakan, kinerja keuangan Sido Muncul (SIDO) memasuki tahun 2024 diproyeksikan bertumbuh positif didukung sejumlah faktor. Pertama, potensi pemulihan daya beli masyarkat didukung beragam program pemerintah untuk meningkatkan daya beli konsumen.
Baca Juga
Target Laba Bersih Sido Muncul (SIDO) Direvisi Naik, Bagaimana dengan Sahamnya?
Pertumbuhan penjualan perseroan, terang dia, ditopang perluasan pangsa pasar penjualan ekspor. Sebagaimana diketahui perseroan telah memeprluas jaringan distribusi produk di Malaysia dan Filipina yang diharapkan berkorelasi terhadap peningkatan penjualan perseroan.
“Pengembangan produk baru untuk memperkuat pasar di dalam dan luar negeri juga diharapkan mendukung pertumbuhan kinerja keuangan perseroan tahun ini,” terangnya dalam riset yang dipublikasikan di Jakarta, pekan lalu.
Sinarmas Sekuritas juga menilai bahwa estimasi pertumbuhan kinerja keuangan SIDO tahun ini akan didukung penguatan aktivitas marketing dan promosi untuk menangkap pangsa pasar lebih besar ke depan. Pertumbuhan juga didukung dengan upaya perseroan untuk mendongkrak pangsa pasar produk Tolak Angin yang menjadi andalan perseroan.
Baca Juga
Sido Muncul (SIDO) Catat Penurunan Laba Bersih 13% Jadi Rp 950,64 Miliar
Terkait realisasi kinerja keuangan tahun 2023 dengan pendapatan senilai Rp 3,56 triliun dan laba bersih mencapai Rp 951 miliar, menurut Sinarmas Sekuritas, angka tersebut telah melampaui estimasi. Hal ini mendorong performa pendapatan dan laba bersih perseroan tahun ini akan lebih tinggi, dibandingkan perkiraan semula.
Hal ini mendorong Sinarmas Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi add saham SIDO dengan target harga Rp 700. Dengan harga penutupan Rp 625 akhir pekan lalu, penguatan senilai Rp 75 saham SIDO masih terbuka.
Sinarmas Sekuritas memperkirakan kenaikan laba bersih SIDO menjadi Rp 1,05 triliun tahun 2024 dan diharapkan kembali meningkat menjadi Rp 1,09 triliun pada 2025.
Estimasi Kinerja Keuangan SIDO

