Memasuki Masa Pemulihan, Begini Prospek Kinerja dan Saham Sido Muncul (SIDO)
JAKARTA, investortrust.id – Prospek dan target harga saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) masih menggiurkan didukung potensi pertumbuhan kinerja keuangan ke depan. Pertumbuhan didukung ekspektasi pemulihan daya beli masyarakat dan pulihnya penjualan ekspor.
Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham SIDO dengan target harga Rp 690. Sedangkan pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan lalu, saham SIDO ditutup level Rp 625.
Manajemen SIDO dalam Mandiri Investmet Forum 2024 seperti dilansir riset Mandiri Sekuritas, pekan lalu, menyebutkan target prtumbuhan dan laba bersih tahun ini ditetapkan mencapai 10%. Target tersebut melampaui target yang ditetapkan Mandiri Sekuritas.
Baca Juga
Sido Muncul (SIDO) Bangkit di 2024, Target Sahamnya Level Ini
“Hingga Februari 2024, perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan yang kuat didukung pemulihan daya beli dan terkendalinya inflasi. Didukung berlanjutnya bantuan sosial yang berdampak positif terhadap penjualan bisnis perseroan,” tulis analis Mandiri Sekuritas Jennifer Audrey Harjono dan Inggrid Gondoprastowo dalam riset yang diterbitkan, pekan lalu.
Mandiri Sekuritas menyebutkan pertumbuhan perseroan juga akan didukung peningkatan volume ekspor, seiring dengan perluasan pangsa pasar tahun ini. Sedangkan margin keuntungan perseroan diperkirakan pulih menuju kisaran 2503-% tahun ini. Hal ini sejalan dengan harga bahan baku yang stabil, efisiensi belanja operasional, dan tidak adanya lagi belanj modal untuk pengembangan bisnis di Nigeria.
Mandiri Sekuritas menambahkan bahwa pertumbuhan kinerja keuangan perseroan juga akan didukung kehadiran produksi baru dengan target kontribusi 2% terhadap total pendapatan, peningkatan pangsa pasar perseroan di pasar domestik dan ekspor, dan efisiensi biaya promosi.
Pertumbuhan kinerja keuangan, terang Mandiri Sekuritas, bakal didukung peningkatan volume order distributor maupun retailer terhadap produk perseroan melalui apalikasi My Sido Muncul. Aplikasi tersebut mempermudah distributor maupun toko untuk menjual produk perseroan.
Baca Juga
Sido Muncul (SIDO) Catat Penurunan Laba Bersih 13% Jadi Rp 950,64 Miliar
Ekspektasi peningkatan kinerja keuangan juga didukung langkah hati-hati pemasaran ekspor produk perseroan ke Nigeria dengan menggunkan pembayaran US dollars. Perseroan juga didukung ekspetkasi peningkatan volume penjualan minyak atsiri baik di pasar domestik dan luar negeri.
Selain pertumbuhan tersebut, dia mengatkan, saham SIDO didukung atas rasio dividen yang tinggi, yaitu rasio dividen dipertahankan berada di atas 85% dari total laba bersih. Hal ini diharapkan menjadi sentimen postif terhadap saham SIDO.
Pertumbuhan kinerja keuangan perseroan juga didukung atas kenaikan rata-rata harga jual bersamaan dengan stabilnya biaya bahan baku. Hal ini diharapkan menciptakan margin keuntungan lebih stabil.

