Delta Dunia (DOID) Gelar Program MESOP Senilai Rp 291 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pertambangan batu bara PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) menggelar program kepemilikan saham manajemen dan karyawan (Management and Employee Stock Ownership Program) atau MESOP, melalui pengalihan sebagian saham treasuri, yang diperoleh perseroan dari program pembelian kembali saham Perseroan atau buyback.
Sekretaris Perusahaan PT Delta Dunia Makmur Tbk Olga Oktavia Patuwo mengatakan, saham-saham hasil buyback dalam treasuri akan dibagikan kepada anggota manajemen atau karyawan kunci yang memenuhi persyaratan.
Baca Juga
Perkuat Armada, Humpuss Maritim (HUMI) Beli Kapal Tug Boat Rp 4,5 Miliar
“Pelaksanaan program MESOP tidak menimbulkan dampak dilusi kepada pemegang saham Perseroan, karena tidak adanya penerbitan saham baru di Perseroan,” terang Olga dalam keterbukaan informasi yang dilansir, Rabu (22/11/2023).
Adapun jumlah saham treasuri yang akan dialihkan dan dimasukkan ke dalam program MESOP yaitu maksimal 862.117.300 lembar saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya 10% dari dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Perseroan.
Berdasarkan penutupan perdagangan pasar saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa (21/11/2023), harga saham DOID bertengger pada level Rp 338, naik 1,04% dari perdagangan sebelumnya.
Baca Juga
IHSG Masih Rawan Koreksi, Pantau Saham TBIG, BFIN, ERAA dan TBIG
Bila mengacu pada harga saham tersebut, maka nilai MDSOP tersebut mencapai Rp 291,39 miliar. Adapun nilai kapitalisasi pasar saham DOID sebesar Rp 3,35 triliun.
“Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan program MESOP, dengan menggelat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Jakarta, pada 13 Desember 2023,” imbuhnya.
Sebelum menggelar MESOP, Perseroan telah melaksanakan program buyback saham sebanyak 711.700.000 lembar saham pada tahun 2023, dan pada tahun 2023 sebanyak 572.802.100 lembar saham.
“Dengan demikian jumlah seluruh saham Perseroan yang telah dibeli dari hasil pembelian kembali saham, sampai saat ini sebanyak 1.284.502.100 lembar saham, yang mewakili 14,9% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Perseroan,” kata Olga.

