Laba Bersih Delta Dunia (DOID) Melorot 13% Jadi Rp 77 Miliar, Ini Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id – Emiten penyedia layanan pertambangan batu bara, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mengumumkan perolehan kinerja semester I-2023, dengan meraih laba bersih sebesar US$5 juta atau Rp77,63 miliar.
Laba bersih yang diraih menunjukan penurunan 13% year on year (YoY) dari periode yang sama tahun 2022.
Direktur PT Delta Dunia Group Tbk, Dian Andyasuri mengatakan, penurunan laba bersih disebabkan naiknya biaya pinjaman London Inter-Bank Offered Rate (LIBOR).
Baca Juga
Masuk 2 Emisi Baru, Outstanding Obligasi Korporasi Tembus Rp 446,77 Triliun
Secara operasional kinerja DOID tampak solid, tercermin dari catatan perolehan laba sebelum pajak (EBITDA) sebesar US$ 175 juta (Rp2,71 triliun), meningkat 7% YoY.
Sementara dari sisi pendapatan terjadi kenaikan sebesar 19% YoY menjadi US$0,86 miliar (Rp13,35 triliun).
“Kinerja operasional yang kuat ditunjukkan dengan menghasilkan 286 juta bank cubic meter (bcm), peningkatan volume overburden (OB) sebesar 10% YoY, dan 42 juta metrik ton (MT) batu bara, peningkatan produksi batu bara sebesar 2% YoY,” papar Dian dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (30/9/2023).
Baca Juga
Aduh, Tingkat Polusi Udara Jakarta Paling Buruk di Dunia Sabtu Pagi
Tidak kalah penting, DOID juga punya saldo kas yang kuat mencapai US$218 juta (Rp3,38 triliun) pada akhir semester I-2023.
Lebih lanjut dikatakan, kinerja semester I-2023 mencerminkan transformasi bisnis utama seiring dengan upaya diversifikasi sumber pendapatan.
“Pada semester pertama tahun ini, kami mencapai perubahan signifikan dalam komposisi pendapatan kami, dengan batu bara Metalurgi dan Infrastruktur berkontribusi sebesar 18%, menandai langkah signifikan untuk mengurangi proporsi pendapatan yang berasal dari produksi batu bara termal, yang sekarang mencapai 82%,” urainya.
Dikatakan, kemajuan ini merupakan kelanjutan dari kinerja Delta Dunia Group pada 2022, ketika pendapatan batu bara metalurgi baru mencapai 13%.
"Kinerja Delta Dunia Group pada semester pertama menggarisbawahi komitmen kami terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan, kekuatan finansial, dan dedikasi terhadap tanggung jawab lingkungan. Grup mempertahankan fokusnya yang kuat dalam memberikan nilai kepada para pemangku kepentingan sambil memelopori perubahan positif dalam industri, seiring kami terus berkembang dan mendiversifikasi bisnis kami," tutup Dian.

