Saham Big Caps Banyak Undervalued, Cek Rekomendasi Saham ASII dan INDF
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,7% ke 6.759 Jumat lalu, namun indeks masih terkikis 1,34% year to date seiring investor asing masif keluar dari Bursa Efek Indonesia. Banyak saham big caps kini undervalued, yang bisa dimanfaatkan untuk mengoleksi saham-saham unggulan. Untuk perdagangan hari ini, analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, seperti PT Astra International Tbk (ASII) dan Indofood Sukses Makmur (INDF).
“IHSG menguat ke 6.759 dan disertai munculnya volume pembelian pada akhir pekan kemarin. Namun demikian, tetap waspadai apabila indeks kembali menembus area 6.711, maka selanjutnya akan menguji ke rentang area 6.666-6.676 untuk menyelesaikan wave c dari wave (ii),” kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Senin (30/10/2023).
Baca Juga
Ia menjelaskan lebih lanjut, level support IHSG adalah 6.711, kemudian 6.622. Sedangkan resistance berada di 6.901, kemudian 6.987.
Saham-Saham Pilihan
Berikut rincian saham-saham yang direkomendasi MNCS Sekuritas untuk perdagangan saham hari ini di Bursa Efek Indonesia.
ASII - Buy on Weakness
Harga saham ASII terkoreksi ke Rp 5.725 Jumat lalu disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan, saat ini posisi ASII masih berada pada fase down trend-nya. Diperkirakan, posisi ASII saat ini berada di akhir wave c dari wave (y) dari wave [x], sehingga koreksi ASII akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on weakness: Rp 5.525-5.600
Target price: Rp 5.950, Rp 6.200
Stop loss: di bawah Rp 5.475.
ENRG - Spec Buy
Harga saham ENRG menguat 3,3% ke Rp 248 Jumat lalu disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan ENRG pun mampu menembus MA200. Selama ENRG masih mampu bergerak di atas Rp 236 sebagai stop loss-nya, maka posisi ENRG sedang berada di awal wave c dari wave (v).
Spec buy: Rp 240-246
Target price: Rp 262, Rp 278
Stop loss: di bawah Rp 236.
Baca Juga
Lima Alasan yang Bikin Prospek Saham Indofood (INDF) Kian Gurih
EXCL - Buy on Weakness
Harga saham EXCL menguat 1,4% ke Rp 2.120 Jumat lalu disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama EXCL masih mampu bergerak di atas Rp 2.030 sebagai stop loss-nya, maka posisi EXCL saat ini diperkirakan berada di awal wave [i] dari wave 3.
Buy on weakness: 2.050-2.100
Target price: 2.230, 2.360
Stop loss: di bawah Rp 2.030.
INDF - Buy on Weakness
Harga saham INDF bergerak lat ke Rp 6.750 Jumat lalu dan masih didominasi oleh volume penjualan, pergerakan INDF pun masih tertahan oleh MA20. Diperkirakan, posisi INDF saat ini sedang berada pada bagian dari wave (y) dari wave [ii], sehingga INDF masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 6.375-6.550
Target price: Rp 6.950, Rp 7.125
Stop loss: di bawah Rp 6.275.
(Disclaimer on)

