Meski IHSG Kembali Koreksi, Tiga Saham Ini Berhasil Auto Reject Atas
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/9/2023), kembali melemah sebanyak 30,03 poin (0,43%) menjadi 6.924,78. Pelemahan tersebut membuat target IHSG level 7.000 kian menjauh.
IHSG bergerak dalam rentang 6.900,59-6.966,77 sepanjang hari ini dengan nilai transaksi Rp 9,5 triliun di pasar reguler.
Baca Juga
Fluktuatif! Usai Suspend, Saham Telefast (TFAS) Terbang 95%, Berikut Performanya
Pelemahan indeks dipicu penurunan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor keuangan turun 0,61%, sektor properti 0,72%, sektor konsumer non primer 0,47%, dan sektor industri 0,10%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 1,23%, sektor konsumer primer 0,27%, dan sektor kesehatan 0,21%.
Walaupun IHSG melorot, tiga saham ini justru berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) naik Rp 320 (25%) menjadi Rp 1.600, PT Pakuan Tbk (UANG) naik Rp 108 (25%) menjadi Rp 540, dan PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) naik Rp 140 (24,56%) menjadi Rp 710.
Baca Juga
RI-Singapura Jalin Kerja Sama Energi Rendah Karbon dan Interkoneksi Listrik Lintas Batas
Penguatan juga melanda saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) menguat Rp 40 (16,39%) menjadi Rp 284 dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) naik Rp 13 (16,05%) menjadi Rp 94.
Sebaliknya lima saham paling sial hari ini adalah PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT Super Energy Tbk (SURE), PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF), PTTira Austenite Tbk (TIRA), dan PT Estee Gold Feet Tbk (EURO).

