IHSG Akhir Pekan Anjlok 44,54 Poin, Saham SURI, RAJA, dan VKTR Tetap Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/2/2024), ditutup melemah 44,54 poin (0,61%) menjadi 7.295,10. IHSG bergerak dalam rentang 7.262,10-7.342,59 dengan nilai transaksi Rp 8,4 triliun.
Penurunan indeks dipicu koreksi mayoritas sektor saham, seperti saham sektor keuangan 0,94%, sektor konsumer non primer 0,54%, sektor industry 0,50%, sektor energi 0,18%, dan transportasi 0,54%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 0,53%, sektor teknologi 0,38%, sektor kesehatan 0,16%, dan sektor konsumer primer 0,12%.
Baca Juga
Di tengah pelemahan indeks, tiga saham ini torehkan penguatan di awal transaksi, yaitu saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) naik Rp 60 (11,88%) menjadi Rp 565, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menguat Rp 140 (11,57%) menjadi Rp 1.350, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik Rp 20 (11,36%) menjadi Rp 196, PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) menguat Rp 19 (10,67%) menjadi Rp 197, dan PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) menguat Rp 11 (10%) menjadi Rp 121.
Sedangkan penurunan dalam melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), PT Tira Austenite Tbk (TIRA), PT Jembo Cable Company Tbk (JECC).
Baca Juga
IHSG kemarin ditutup melemah tipis 9,38 poin (0,13%) menjadi 7.339,64. Pemodal asing akhirnya merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 253,08 miliar dengan melepas saham BMRI, BBRI, dan BBCA.
Bursa saham Wall Street semalam ditutup melesat dengan kenaikan tertinggi melanda indeks Naqsdaq hampir 3%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 2,11% dan indeks Dow Jones menguat 0,18%.

