IHSG Anjlok 70 Poin, Saham FIRE, PANI, dan RAJA Tetap ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/12/2023), ditutup anjlok 70,82 poin (0,99%) menjadi 7.088,78. Penurunan dipicu atas koreksi dalam saham sektor teknologi dan saham-saham emiten Prajogo pangestu.
Baca Juga
Anak Usaha PRDA, ProSTEM Bangun Lab Produksi Sel Punca Senilai Rp100 Miliar
Pelemahan indeks dipicu atas penurunan dalam saham sektor teknologi sekitar 7,27%%, sektor infrastruktur 3,38%, sektor transportasi 2,91%, saham sektor properti 1,30%, dan saham sektor konsumer primer 1,23%.
Faktor utama penurunan IHSG datang dari penurunan saham GOTO dan saham-saham emiten Prajogo Pangestu. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor keuangan 0,93% dan sektor konsumer non primer 0,39%.
Meski IHSG ditutup anjlok, tiga saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp 41 (34,45%) menjadi Rp 160, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) naik Rp 1.175 (25%) menjadi Rp 5.875, dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) naik Rp 290 (24,79%) menjadi Rp 1.460.
Baca Juga
Pefindo Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di 2024 di Kisaran 4,8%-5,2%
Penguatan lainnya dicatatkan saham PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) naik Rp 14 (23,73%) menjadi Rp 73 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp 7.600 (14,76%) menjadi Rp 59.100.
Sebaliknya penurunan paling dalma melanda kelima saham berikut, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA), PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID).

