IHSG Ditutup Menguat 20 Poin, Saham SRAJ dan SURI Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), senin (29/1/2024), ditutup naik 20,09 poin (0,28%) menjadi 7.157,18. IHSG bergedrak dalam rentang 7.115,04-7.177,70 dengan nilai transaksi Rp 8,35 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan sektor saham transportasi 1,04%, sektor saham industry 0,77%, sektor saham material dasar 0,42%, sektor saham consumer primer 0,31%, dan sektor saham industry 0,07%.
Baca Juga
Target Harga Saham BNI (BBNI) Direvisi Naik ke Rp 6.300, Berikut Faktor Pendukung
Adapun saham sektor teknologi anjlok 2,17%, sektor keuangan 0,54%, sektor infrastruktur 0,68%, setor kesehatan turun 0,16%, dan sektor saham properti 0,21%.
Di tengah penguatan IHSG, saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 111 (25%) menjadi Rp 555. Saham Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) naik Rp 96 (24%) menjadi Rp 496.
Penguatan juga melanda saham PT J Resources Asia Pacifik Tbk (PSAB) naik Rp 15 (14,71%) menjadi Rp 117, PT Cahlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) naik Rp 11 (9,82%) menjadi Rp 123, dan PT Hillcon Tbk (HILL) naik Rp 210 (9,13%) menjadi Rp 2.510.
Sedangkan saham emiten Prajogo Pangestu bergerak anjlok, seperti saham BREN, CUAN, BRPT, hingga PTRO anjlok. Hanya saham TPIA yang berhasil torehkan penguatan tipis.
Baca Juga
Sebaliknya beberapa saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), dan PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA).
IHSG pekan lalu ditutup anjlok sebanyak 40,95 poin (0,57%) menjadi 7.137,09. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,05 triliun di seluruh pasar. Meski demikian pemodal asing masih mencatatkan pembelian bersih (net buy) sepanjang Januari 2024 berjalan lebih dari Rp 5 triliun.

