Saat Situasi Tak Menentu, Trimegah Sebut Reksa Dana Ini Laik Diandalkan
JAKARTA, investortrust.id – CEO Trimegah Asset Management Anthony Dirga menyebutkan bahwa reksa dana pasar uang menjadi instrumen investasi yang paling diidolakan saat ketidakpastian global maupun kondisi market tengah bergejolak.
Reksa dana pasar uang juga didukung tingkat suku bunga Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi dan tingkat likuiditas yang ketat di pasar domestik, sehingga suku bunga perbankan dan instrumen pasar uang akan cenderung tinggi.“Hal ini diharapkan membuat kinerja reksa dana pasar uang tetap baik tahun ini,” papar Antony pada investortrust.id, Senin (22/4/2024).
Baca Juga
NAB Reksa Dana Kuartal I Turun, Sebaliknya Dua Produk Ini justru Terbang
Terkait dampak peningkatan ketegangan konflik antara Iran dan Israel, dia mengatakan, telah memicu pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kondisi tersebut membuat peluang penurunan The Fed dalam waktu dekat semakin kabur.“Tentu saja, jika konflik terus tereskalasi, harga minyak akan cenderung tinggi dan risk aversion akan tinggi,“ jelas Antony.
Oleh sebab itu, ia menilai, investor akan cenderung melakukan flight to quality atau memindahkan aset-asetnya dari investasi yang berisiko ke instrumen investasi lain yang risikonya lebih rendah. “Instrumen apapun yg dianggap lebih beresiko akan mengalami sell off, ini bisa termasuk obligasi,” tutupnya. (CR-4)
