BRI Danareksa Sekuritas Trading Buy Saham BDMN, AVIA, dan BFIN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/1/2024), masih menyimpan potensi penurunan dalam jangka pendek. Indeks berpotensi bergerak dalam rentang 7.217-7.377.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset harian menyebutkan peningkatan kerentanan koreksi indeks menjadi peluang untuk mulai mengincar beberapa saham menguntungkan.
Baca Juga
Wall Street Bangkit, Nasdaq Melesat di Atas 2% Didukung Saham Teknologi
Berikut tiga saham yang direkomendasikan trading buy oleh BRI Danareksa Sekuritas, yaitu saham BDMN dengan target harga Rp 2.680-3.100, saham AVIA dengan target pergerakan Rp 480-570, dan saham BFIN dengan target pergerakan Rp 1.050-1.300.
Sedangkan tiga saham berikut direkomendasikan sell, seiring peluang penurunan harga secara teknikal, yaitu saham CPIN, BRMS, dan ASII.
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 67,04 poin (0,91%) menjadi 7.283,58. Pemodal asing mempertahankan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 764,71 miliar di seluruh pasar.
Baca Juga
IHSG Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham BBCA, ARNA, ASSA, dan BEST
Net buy terbanyak melanda saham bank papan atas ini, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 303,39 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 165,40 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 91,01 miliar.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melesat dengan penguatan tertinggi melanda indeks Nasdaq hingga 2,20%, indeks S&P500 melesat 1,41%, dan indeks Dow Jones melambung 0,58%.

