Harga Nikel Masih Lemah, Intip Prospek dan Kinerja Sahamnya
JAKARTA, investortrust.id – Kinerja emiten nikel akhir-akhir ini cenderung tertekan. Hal itu terjadi sejalan dengan produksi nikel global yang berlebih (over supply), termasuk nikel yang dipasok Indonesia selaku produsen nikel terbesar di dunia.
Meski demikian, harga nikel dalam sebulan terakir berangsur membaik, kendati masih lebih rendah dari tahun lalu. Alhasil, kinerja emiten nikel pun diprediksi ikut membaik.
Mengutip Trading Economics, Selasa (12/3/2024), harga nikel turun 20,07% secara tahunan (year on year/yoy), namun naik 14,49% dalam sebulan terakhir ke level US$ 18.325 per ton.
Baca Juga
Antam (ANTM) Bidik Lompatan Penjualan Emas dan Nikel, Bagaimana Sahamnya?
“Harga nikel naik secara year to date (ytd), ini angin segar bagi para produsen nikel. Ekspektasi terhadap penurunan suku bunga The Fed turut memengaruhi kenaikan harga komoditas dunia, termasuk nikel,” ujar Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji saat dihubungi investortrust.id di Jakarta, Rabu (13/3/2024).
Kenaikan harga komoditas, menurut Nafan, juga sejalan dengan pemulihan ekonomi China, salah satu konsumen komoditas terbesar di dunia.
Walaupun melambat, kata dia, ekonomi Negeri Tirai Bambu diproyeksikan tetap tumbuh. Hal itu tercermin padaperbaikan kinerja Purchasing Managers Index (PMI) China.
”Setidaknya global demand yang mengalami pemulihan turut mendorong harga nikel, terutama untuk stainless steels,” tutur dia.
Baca Juga
Perusahaan Nikel Australia Siap Investasi Rp 27,29 Triliun di Morowali
Sementara itu, secara teknikal, analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksanamerekomendasikan emiten nikel, yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM), dengan rincian sebagai berikut:
ANTM: buy on weakness
Level support (S): Rp 1.515, resistance (R): Rp 1.665.
Target price (TP): Rp 1.700-1.750.
INCO: buy on weakness
S: Rp 3.940, R: Rp 4350.
TP: Rp 4.370-4.460.
HRUM: buy on weakness
S: Rp 1.260, R: Rp 1.375.
TP: Rp 1.400-1.500.
