Lego Jalan Tol Trans Jawa, Harga Saham JSMR Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengalami penguatan seiring kabar divestasi 35% saham PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), operator jalan tol Trans Jawa.
Penguatan saham JSMR terjadi sejak perdagangan pasar saham Senin (9/10/2023). JSMRG ditutup pada level Rp 4.310 dari harga sebelumnya Rp 4.140. Sementara hari ini, saham JSMR langsung tancap gas menggapai level Rp 4.390 atau naik 1,86% dibanding penutupan harga saham kemarin.
Sebelumnya diberitakan, JSMR sedang melakukan pembicaraan serius dengan sejumlah pihak dalam rangka melepas 35% saham anak usahanya JTT.
Baca Juga
Listing di Bursa, Saham Lovina Beach (STRK) Langsung Jebol ARA
Dilansir Bloomberg, Senin (9/10/2023), transaksi penjualan saham tersebut mencapai US$ 750 juta atau setara dengan Rp 11,7 triliun (kurs Rp 15.610 per dolar).
Kabar berhembus, negoisasi terkait divestasi ini dilakukan oleh Jasa Marga dengan konsorsium yang dipimpin oleh GIC Pte dan Indonesia Investment Authority (INA).
“Selain itu ada pihak lain yang berminat terhadap aset tersebut,” papar sumber Bloomberg.
Sementara Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Subakti Syukur menolak memberikan komentar terkait pihak penawar dalam transaksi ini. Menurutnya ekuitas pembiayaan untuk Tol Trans Jawa sedang berjalan.
Baca Juga
ASN Perlu Tahu, Ini 3 Jenis Hunian yang Dibangun di IKN Nusantara
“Perusahaan sedang melakukan pembicaraan dengan calon mitra strategis dan pemangku kepentingan,” katanya.
Disebutkan, INA dan mitra investasinya terus memantau dan mengevaluasi berbagai peluang jalan tol di Indonesia untuk kepentingan investasi.
Pembicaraan masih berlangsung dengan beberapa pemilik jalan tol, kata perwakilan INA yang menolak untuk berkomentar lebih lanjut tentang rinciannya. Perwakilan dari GIC juga menolak untuk berkomentar.
Sebagai catatan, PT Jasamarga Transjawa didirikan pada tahun 2017 dengan bisnis megoperasikan jaringan jalan di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

