Jasa Marga (JSMR) Siap Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans-Jawa
JAKARTA, investortrust.id - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menyatakan kesiapannya untuk melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) sesuai diskresi kepolisian di Tol Trans-Jawa pada periode libur Lebaran 2025.
Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, pihaknya telah memantau titik-titik kritis kemacetan lalin jalan tol, khususnya di KM 47 – 70 di ruas Jakarta – Cikampek (Japek) dengan V/C ratio di level 0,9 atau mendekati 1.
Baca Juga
Tak Hanya Jasa Marga, Hutama Karya Ikut Perpanjang Diskon Tarif Tol Lebaran
“Kami sudah antisipasi pada titik kritis yaitu KM 47 – 70 ruas Japek serta KM 70 – 414 ruas Tol Trans-Jawa,” kata dia dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR melalui pantauan YouTube TV parlemen, dikutip Selasa (18/3/2025).
Dikatakan Subakti, peningkatan volume kendaraan diprediksi mulai meningkat pada H-6 Lebaran atau pada 25 Maret 2025 sampai H+7 Lebaran atau 8 April 2025 rata-rata V/C ratio di KM 47 – 414 (ruas Cikampek - Palimanan) berada di level 0,7.
“Sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas sejak H-6 tersebut, yaitu pembatasan angkutan barang dan pelaksanaan rekayasa lalu lintas situasional yang merupakan diskresi kepolisian, baik itu nantinya contraflow, one way, atau ganjil-genap berdasarkan perhitungan traffic counting yang terus berlangsung,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, pemerintah akan memberlakukan rekayasa lalin sistem lajur satu arah atau one way dan sistem ganjil-genap (gage) di ruas tol Astra Infra Group pada libur Lebaran 2025 sesuai diskresi kepolisian.
Hal itu termaktub dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum tentang Pengaturan Lalu Lintas serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2025/1446 Hijriah.
Baca Juga
Paur NTMC Subbag Dalops Bagops Korlantas Polri AKP M Tommy Franata mengatakan, Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama atau Tol Cikampek-Palimanan hingga GT Kalikangkung atau Tol Semarang-Batang akan diberlakukan sistem one way sesuai dengan diskresi kepolisian. “Kebetulan Astra Infra ini kalau kita lihat berdasarkan surat keputusan bersama, itu kebagian di one way, mulai dari Km 70 - 414,” katanya beberapa waktu lalu.
Dikatakan Tommy, kepolisian juga akan memberlakukan sistem gage di ruas Tol Tangerang-Merak (Tamer) pada masa angkutan Lebaran. “Begitu juga di ruas tol Tangerang-Merak, apabila volume lalu lintas meningkat dan V/C ratio-nya juga sudah hampir mendekati 1, nanti akan dilakukan pemberlakuan ganjil-genap melihat situasi dan kondisi di lapangan,” ucapnya.
Dia juga menekankan, kepolisian bersama para stakeholder lainnya akan mengawal operasi ketupat secara bersama-sama agar pengguna jalan mendapatkan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan di periode Lebaran kali ini.

