Daftar 10 Saham Boncos, Ternyata Ada Satu Milik Prajogo Pangestu
JAKARTA, investortrust.id – Dari 10 saham yang catatkan penurunan harga paling besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini, ternyata ada satu saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu.
Berdasarkan data BEI, saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) tercatat sebagai saham dengan persentase penurunan paling dalam mencapai 27,67% dari Rp 206 menjadi Rp 149, PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) tutun 26,64% dari Rp 340 menjadi Rp 260, dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dengan koreksi 23,53% dari Rp 340 menjadi Rp 260.
Baca Juga
Adira Finance (ADMF) Kucurkan Pembiayaan Kendaraan Listrik Rp 200 Miliar Tahun 2023
Saham dengan penurunan paling dalam nomor empat baru dicatatkan PT Petrindo Jaya Kreasi tbk (CUAN), saham perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini anjlok 20,15% dari Rp 6.575 menjadi Rp 5.250. Kemudian ada enam sahamnya lainnya dengan persentase penurunan berkisar 13,13-17,65%.
Sedangkan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau Latinusa tercatat sebagai saham paling cuan di BEI sepanjang pekan ini. Bahkan, lompatannya mencapai 88,41% setelah harganya naik dari Rp 276 menjadi Rp 520 atau naik 88,41%.
Penurunan beberapa saham tersebut sejalan dengan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI justru melemah 0,73% dari 7.381,907 menjadi 7.328,054. Meskipun dilanda pelemahan, IHSG pekan ini justru berhasil mencatatkan level tertinggi baru (all time hihg/ATH) ke 7.454,44.
Baca Juga
Berdasarkan data BEI, penurunan indeks dipicu atas koreksi hampir seluruh sektor saham dengan terdalam sektor keuangan 1,69%, sektor energi 0,81%, dan sektor properti 0,70%. Penguatan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,97%, sektor transportasi 0,47%, dan sektor consumer non primer 0,19%.
Pemodal asing tercatat masih mempertahankan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 7,39 triliun. Angka tersebut menunjukkan lompatan drastic dari akhir pekan sebelumnya dengan net buy hanya Rp 663,69 miliar. Penyumbang utama net buy Net buy perseroan pekan ini berasal dari transaksi saham PT Mandal Multi Finance Tbk (MFIN) senilai Rp 6,17 triliun di pasar negosiasi.
Sumber: BEI

