Meski Cetak Rekor, Target Saham BNI (BBNI) Ternyata masih Tinggi
JAKARTA, Investortrust.id – Penguatan harga saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) ke level tertinggi baru kembali menyeruak. Bahkan, pencapain level tertinggi baru ini telah berlangsung dalam tiga hari berturut-turut.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/9/2023), saham BBNI berhasil melesat Rp 200 (1,98%) menjadi Rp 10.325 hingga pukul 09.20 WIB. Saham ini bergerak dalam rentang Rpn 10.150-10.350.
Baca Juga
BEI Catat Net Sell Rp 228 Miliar, Namun Asing Tetap Gencar Koleksi Saham BMRI dan BBNI
Berlanjutnya penguatan harga saham BBNI setelah manajemen mengumumkan rencana pemecahan nilai nominal saham dengan rasio 1:2. Aksi koporasi tersebut juga telah disetujui rapat umum pemegang saham perseroan.
Meski saham BBNI telah menembus level tertinggi baru, CGS CIMB Sekuritas dalam rise terakhirnya menyebutkan, potensi penguatan harga saham ini hingga level Rp 11.300 masih terbuka.
Baca Juga
Melesat 98%, Saham Nusantara Infrastructure (META) Masuk UMA
“Menurut kami, hasil kinerja BBNI secara umum sejalan dengan proyeksi. Cukup senang melihat momentum positif pertumbuhan kredit berlanjut di Agustus 2023dan NIM meningkat setelah mendapatkan subsidi bunga KUR, sehingga kami mempertahakan rekomendasi add dengan target harga Rp 11.300 saham BBNI,” tulisnya dalam riset terakhirnya.
Dengan demikian potensi penguatan harga saham bank pelat merah ini masih terbuka dalam beberapa hari ke depan.
