BNI (BBNI) Optimistis wondr by BNI Jaring Nasabah Kalangan Diaspora Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) akan memanfaatkan aplikasi mobile banking terbarunya, wondr by BNI, untuk menjaring lebih banyak nasabah di luar negeri, khususnya kalangan diaspora Indonesia
Direktur Retail Banking BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan, kehadiran wondr by BNI akan mempermudah diaspora Indonesia untuk membuka rekening BNI dari mana saja dan kapan saja. Dengan demikian, bank pelat merah itu tidak lagi sepenuhnya mengandalkan kantor cabang luar negeri (KCLN) untuk menjaring nasabah diaspora Indonesia.
Saat ini, BNI diketahui memiliki KCLN mendirikan KCLN di berbagai kota global seperti London, New York, Seoul, Singapura, Tokyo, Hong Kong, dan Amsterdam. Dalam waktu dekat juga akan didirikan KCLN di Sydney.
Baca Juga
BNI (BBNI) Resmi Luncurkan Wondr by BNI, Super Apps dengan Tiga Fitur Unggulan
“Kami sebagai bank yang punya paling banyak cabang di luar negeri akan memanfaatkan wondr by BNI untuk menjaring nasabah diaspora Indonesia. Mereka tinggal download (unduh) aplikasi di mana saja, melakukan verifikasi KTP, bertransaksi,” katanya dalam konferensi pers yang digelar di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2024).
Menurut Corina, kehadiran fitur atau layanan investasi akan menjadi magnet bagi diaspora Indonesia untuk menjadi nasabah BNI menggunakan wondr by BNI. Karena tidak bisa dipungkiri jika diaspora Indonesia terbilang rutin berinvestasi di berbagai instrumen investasi untuk bekal ketika kembali ke Tanah Air.
“Karena diaspora ini akan kembali ke Indonesia nantinya. Mereka bekerja di luar negeri untuk kemudian uangnya diinvestasikan untuk bekal setelah kembali ke Indonesia nanti,” tuturnya.
Baca Juga
Sementara itu, SEVP Retail Digital Solutions BNI Rian Kaslan mengatakan pembukaan rekening BNI melalui wondr by BNI dapat dilakukan menggunakan nomor ponsel dari luar negeri, tidak hanya nomor ponsel dari Indonesia. Dengan demikian, diaspora Indonesia dapat membuka rekening BNI tanpa perlu membeli atau mengganti nomor ponselnya ke nomor ponsel Indonesia.
“Pakai nomor (ponsel) luar negeri bisa. Hanya perlu KTP elektronik untuk verifikasi. Kemudian diaspora Indonesia dapat melalukan pembelian reksadana, obligasi ritel, membuka rekening deposito rupiah atau mata uang asing lainnya,” katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menargetkan kenaikan nasabah dapat tumbuh di kisaran 10% hingga 20% dengan hadirnya wondr by BNI.
Baca Juga
“Saya sih ingin pertumbuhan tabungannya bisa bukan hanya kecil di tahun ini, mungkin 10% hingga 20% lah, 20% sampai 30%. Tapi ke depan harusnya lebih baik,” ujar Royke saat ditemui usai peluncuran wonder by BNI di Menara BNI, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2024).
Adapun, untuk dana pihak ketiga (DPK), dengan adanya wondr by BNI, Royke berharap dapat tumbuh di kisaran 9% hingga 10%.
“User-nya ada hampir 16 jutaan. Kalau target saya kalau kasih manajemen, saya minta dua kali (kenaikan nasabah). Tapi ya realistis lah, ini kan baru diluncurkan, mungkin tahun ini 10% hingga 20%. Tahun depan kita berharap akan loncat,” ungkapnya.

