Harga Saham Terbang, Begini Penjelasan Jasa Marga (JSMR)
JAKARTA, Investortrust.id – Pergerakan harga saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tengah menjadi soroton wasit pasar. Bagaimana tidak, beberapa hari terakhir, saham pelat merah ini terbilang sangat aktif bahkan cenderung volatile.
Sebagai catatan, pada tanggal 29 Agustus 2023 harga saham JSMR ditutup bertenggar pada level Rp 3.720 dan hari ini pukul 10.50 saham JSMR tercatat di harga Rp 4.430 menguat 710 poin atau 19,09% dalam tempo lima hari perdagangan.
Terkait volatilitas harga saham Bursa Efek Indonesia melayangkan surat keterbukaan informasi untuk Manajemen JSMR perihal kemungkinan adanya informasi fakta material maupun aksi korporasi yang belum disampaikan ke publik dan dapat memengaruhi lonjakan harga saham di pasar.
Baca Juga
Analisis Teknikal 4 Saham Pilihan RHB Sekuritas Hari Ini, Kamu Punya?
Dalam surat balasannya, Corporate Secretary and Chief Administration Officer PT Jasa Marga Tbk Nixon Sitorus mengaku tidak memiliki informasi atau fakta metarial yang yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.
“Sepanjang pengetahuan Perseroan, tidak terdapat informasi atau fakta yang tidak Perseroan kemukakan yang tercakup dalam definisi informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek Perusahaan,” papar Nixon dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Senin (4/9/2023).
Sementara terkait rencana aksi korporasi yang memungkinkan memengaruhi aksi beli pemodal, Nixon dalam tiga bulan ke depan, JSMG mengatakan terus mengkaji rencana-rencana aksi korporasi yang akan memiliki manfaat yang positif bagi Perseroan di masa mendatang.
“Dalam hal Perseroan melakukan aksi korporasi tersebut, Perseroan akan senantiasa mematuhi ketentuan peraturan yang berlaku, khususnya terkait kewajiban keterbukaan informasi kepada publik,’’ terangnya.
Baca Juga
Sebelumnya Jasa Marga menyampaikan kinerja semester I-2023 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,15 triliun, meningkat 56,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan laba bersih didorong oleh pendapatan usaha Jasa Marga tercatat sebesar Rp6,98 triliun atau tumbuh 4,9%. Jasa Marga menyebut kenaikan kinerja merupakan dampak dari peningkatan volume kendaraan yang melaju di tol milik Perseroan.
Sebagai catatan, kontribusi dari kinerja Pendapatan Tol sebesar Rp6,13 triliun meningkat 1,0% dari semester I Tahun 2022.
Adapun kontribusi kinerja Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp848,92 miliar atau naik 47,2% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

