Sekuritas Ini Rekomendasikan Beli Saham GOTO, Simak Hitung-hitungannya
JAKARTA, Investortrust.id – OCBC Sekuritas merekomendasikan beli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Rekomendasi tersebut diungkap dalam riset yang diterbitkan kemarin, Selasa (5/9/2023).
Rekomendasi beli saham tersebut didukung tujuh aspek, yaitu pertama, GOTO memimpin di setiap segmen bisnisnya, seperti on demand service (Gojek), e-commerce (Tokopedia), dan finanancial (GoTo Finansial).
Baca Juga
Hanya Empat Hari, Patrick Waluyo Cuan Ratusan Juta dari Saham GOTO
OCB Sekuritas juga memberikan pandangan positif terhadap keberhasilan perseroan dalam melanjutkan efisiensi beban yang sudah terlihat dari perbaikan kinerja keuangan hingga kuartal II-2023.
Pemangkasan biaya terlihat dari penurunan beban iklan dan pemasaran anjlok 50,1% menjadi Rp1,1 triliundan beban tenaga kerja dipangkas 3,4% menjadi Rp2,9 triliun kurun waktu kuartal II-2023. Begitu juga dengan insentif ke pelanggan berkurang hingga 32%.
Aspek lainnya, ungkap OCBC Sekuritas, GOTO memiliki jumlah pelanggan, mitra bisnis atau merchant, dan mitra pengemudi berjumlah besar yang bisa diberdayakan.
OCBC Sekuritas juga menargetkan pertumbuhan setiap segmen bisnis GOTO dapat minimal sebanyak 10% per tahun untuk beberapa tahun mendatang. Target tersebut mempertimbangkan potensi sinergi ekosistem.
Baca Juga
Dua aspek lain yang menjadi perhatian OCBC Sekuritas dari GOTO adalah berlanjutnya monetisasi dalam beberapa kuartal mendatang, seiring dengan peningkatan take rate dan didukung berpengalaman serta solid.
Dengan alasan-alasan tersebut di atas, ditambah dengan strategi GOTO untuk tetap tumbuh secara berkesinambungan dengan tetap fokus pada budget customer, OCBC Sekuritas mengisiasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 110 per saham.
Sebelumnya, Trimegah Sekuritas merekomendasikan beli saham GOTO dengan target harga Rp 120 per saham. Target harga tersebut mempertimbangkan terbukanya ruang sinergi seluruh layanan dalam ekosistem GOTO.
Trimegah Sekuritas memperkirakan rugi bersih perseroan tahun ini akan berkurang drastis menjadi Rp 9,31 triliun dan kembali berkurang menjadi Rp 3,48 triliun pada 2024. Sedangkan keuntungan bersih diharapkan mulai terealisasi pada 2024 senilai Rp 265 miliar.
Baca Juga
Top! IHSG Sesi I Akhirnya Ditutup di Level 7.006, Saham MEDC dan CUAN Melesat
Sedangkan pendapatan bersih tahun ini diprediksi melesat menjadi Rp 24,65 triliun dan kembali naik menjadi Rp 29,59 triliun pada 2024 dan menjadi Rp 33,98 triliun pada 2025.
Pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/9/2023), saham GOTO ditutup stagnan level Rp 90. Dengan harga penutupan tersebut, OCBC Sekuritas memperkirakan terbuka potensi penguatan GOTO hingga 18%.

