Target Saham Medco (MEDC) Direvisi Naik, Simak Alasan Berikut
JAKARTA, investortrust.id – Target kinerja keuangan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) direvisi naik setelah memasukkan valuasi PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan akuisisi blog di Timur Tengah dalam perhitungan.
Trimegah Sekuritas merevisi naik target harga saham MEDC dari level Rp 1.700 menjadi Rp 1.900. Revisi naik mempertimbangkan pertumbuhan bisnis migas perseroan, pembangkit listrik, dan pembentukan perusahaan patungan.
Baca Juga
“Kami telah memasukkan valuasi baru bisnis migas perseroan dan memperhitungkan kepemilikan saham MEDC di AMMN, maka target harga saham MEDC direvisi naik menjadi Rp 1.900 per saham,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Senin (30/10/2023).
Revisi naik tersebut menggambarkan potensi pertumbuhan kinerja keuangan lebih pesat, dibandingkan perkiraan semula. Hal ini setelah perseroan menuntaskan akuisisi 20% aset migas berproduksi di Timur Tengah, peluang kenaikan harga jual gas blok Corridor ke PGN, potensi diperolehnya cadangan baru dari blok Corridor, dan peningkatan harga migas.
Baca Juga
Medco Energi (MEDC) Tuntaskan Emisi Global Bond US$ 500 Juta, Kuponnya Segini
Terkait beban utang perseroan senilai US$ 3,23 miliar hingga Juni 2023, Alpinus mengatakan, mencerminkan net gearing sekitar 1,58 kali. Hanya 20% dari utang menggunakan basis bunga mengambang dan sisanya 80% dengan bunga tetap. Berdasarkan kalkulasi setiap peningkatan dan penurunan beban bunga 1%, maka laba bersih berpotensi naik atau turun berkisar 1,8%.
Trimegah Sekuritas memperkirakan laba inti MEDC mencapai US$ 293 juta tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu US$ 527 juta. Sedangkan pendapatan diprediksi turun dari US$ 2,31 miliar menjadi US$ 2,24 miliar.

