Harga Lompat Tinggi, BEI Suspensi Lagi Saham Hotel Sahid (SHID)
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan perdagangan atau suspensi saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), sejak sesi I pasar saham, Selasa (23/01/2024).
BEI dalam pengumuman yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari menyampaikan, suspensi dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID).
Baca Juga
IHSG Ditutup Berbalik Melorot 25 Poin, Tapi Saham KRYA hingga SHID Tetap Melesat
“Suspensi sebagai bentuk perlindungan bagi Investor,” kata Yulianto Aji Sadono dan Pande Made Kusuma Ari dalam pengumuman yang dilansir Senin (22/01/2024) malam.
Lebih lanjut BEI mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.
Berdasarkan data BEI, sepanjang perdagangan Senin kemarin, saham SHID mengalami lompatan signifikan sebesar 10,20% ke level Rp 2.700 per saham.
Diketahui, saham ini mengalami fluktuasi yang tinggi sebulan terakhir, kerap naik tinggi lalu turun dalam bahkan menyentuh auto rejection atas (ARA) dan auto rejection bawah (ARB).
Baca Juga
Saham Hotel Sahid (SHID) Bergerak Bergantian dari ARA dan ARB, Ada Apa?
BEI sempat melakukan suspense atas saham ini pada perdagangan 12 Januari 2024 dalam rangkan cooling down.
Terkait lompatan harga tersebut, manajemen SHID dalam penjelasan resminya di BEI menyebutkan bahwa, jajaran direksi dan komisaris perseroan tidak mengetahui serta tidak menerima informasi terkait penguatan harga saham SHID sepanjang 3-11 Januari 2024 hingga disuspensi BEI.
Manajemen SHID mengungkapkan, pergerakan tidak biasa saham SHID mulai terjadi sejak September 2023, yaitu saham SHID mendadak anjlok secara beruntun dari level Rp 3.400 pada 14 September 2023 menjadi Rp 630 pada 3 Januari 2024.

