BEI Tanyakan Pemicu Lompatan Harga Saham, Manajemen Petrindo Jaya (CUAN) Ungkap Ini
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menyebutkan penguatan harga sahamnya terhitung sejak listing perdana hingga penutupan perdagangan 18 Desember 2023 dipengaruhi aksi korporasi yang tengah dilaksanakan perseroan.
Demikian penjelasan Manajemen Petrindo Jaya (CUAN) untuk menanggapi permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemicu kenaikan harga saham dalam beberapa bulan terakhir. Sebagaimana diketahui transaksi saham CUAN tengah disuspensi terhitung sejak 18 Desember dipicu lompatan harga.
Baca Juga
BEI Suspensi Saham Petrindo (CUAN) Kelima Kali dengan Alasan Sama
Berdasarkan data BEI, saham CUAN telah melesat lebih dari 60 kali lipat terhitung sejak listing perdana 8 Maret hingga penutupan perdagangan sebelum disuspensi sahamnya pada 18 Desember. Saham CUAN melesat dari level Rp 220 menjadi Rp 13.425 atau menguat 6.002%.
Dirut Petrindo Jaya Michael mengatakan, peningkatan harga saham CUAN kemungkinan dipengaruhi sejumlah aksi korporasi yang sedang dilakukan perseroan. Di antaranya, perseroan telah menandatangani akuisisi saham PT Silika Salut Sejahtera, yaitu perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk pasir silika, rencana akuisisi saham di dalam PT Multi Tambangjaya Utama, dan rencana akuisisi sebanyak 34% saham PT Petrosea Tbk (PTRO).
Baca Juga
Saat Harga Menguat, Dirut Chandra Asri (TPIA) Rajin Tambah Saham
Dia menambahkan, pergerakan positif saham CUAN juga dipengaruhi pencabutan pembatalan Izin Usaha Pertambangan duaentitas anak usaha, yaitu PT Daya Bumindo Karunia dan PT INTAM yang memiliki cadangan terbukti batubara thermal dan emas yang berjumlah signifikan, dibandingkan dengan cadangan terbukti batubara yang sudah dijalankan oleh entitas anak perseroan saat ini.
Sentimen positif pergerakan harga saham CUAN, ungkap Michael, juga didukung diraihnya fasiltias kredit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
“Seluruh aksi korporasi tersebut di atas telah diumumkan dan disampaikan kepada publik melalui beberapa Keterbukaan Informasi. Hal tersebut telah memberikan signal positif kepada publik mengenai kerja nyata yang telah dilakukan perseroan,” terangnya dalam penjelasan remsinya di Jakarta, Rabu (20/12/2023).
Baca Juga
IHSG Menguat hingga Cetak Rekor, Saham MEDS, GTBO, dan TBMS Melesat ARA
Perseroan juga mendapatkan dukungan penuh dari pemegang saham pengendali yang memiliki rekam jejak yang baik dan terpercaya dalam keberhasilannya mengembangkan berbagai usaha yang dimilikinya.
Sebagaiman diketahui Prajogo Pangestu, orang terkaya di Indonesia, tercatat sebagai pengendali dengan kepemilikan 85,076% saham CUAN.

