BEI Cabut Suspend Saham Emiten Prajogo Pangestu (CUAN), Begini Fundamentalnya
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya membukan kembali perdagangan (unsuspend) saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada perdagangan Kamis (24/8/2023). Pembukaan kembali dilakukan setelah perseroan memenuhi permintaan pelaksanaan paparan publik insendentil.
Perdagangan saham CUAN sempat dihentikan sementara oleh otoritas bursa untuk kedua kalinya pada 16 Agustus 2023. Suspend tersebut bertujuan untuk memberikan waktu memadai bagi investor untuk mempertimbangkan investasinya di saham CUAN, apalagi setelah saham perusahaan Prajogo Pangestu ini melonjak lebih dari 10 kali lipat terhitung sejak listing pada Maret 2023.
Baca Juga
Tren IHSG Menuju 7.055, BRI Danareksa Jagokan Saham BUKA, FILM, dan TPIA
“Suspensi atas perdagangan saham CUAN di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I, 24 Agustus 2023,” demikian pengumuman resmi Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A, melalui pengumuman resmi di BEI, kemarin.
Petrindo (CUAN) merupakan perusahaan batubara kalori tinggi yang dimiliki Prajogo Pangestu. Dirinya menguasai sebanyak 9,56 miliar saham CUAN atau setara dengan 85,06%. CUAN sebelumnya telah menuntaskan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 1,69 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp 220 per unit. Melalui aksi tersebut, perseroan berhasil meraup dana sebesar Rp 371,8 miliar.
Baca Juga
Dengan kepemilikan sebanyak 9,56 miliar saham, Prajogo Pangestu telah meruap dana Rp 22,5 triliun dari penguatan harga saham CUAN terhitung sejak Maret hingga 16 Agustus 2023. Lompatan harga tersebut juga menjadikan kapitalisasi pasar saham CUAN melambung lebih dari 10 kali lipat menjadi Rp 28,88 triliun.
Manajemen Petrindo Jaya (CUAN) sebelumnya mengungapkan bahwa dana dari hasil IPO ini akan difokuskan untuk pengembangan bisnis PT Tamtama Perkasa, anak usahanya yang merupakan produsen batu bara termal dengan kualitas kalori tinggi di Indonesia.
Lompatan Kinerja
Terkait kinerja keuangan, laba bersih tahun berjalan CUAN melesat dari Rp 79,55 miliar pada kuartal I-2022 menjadi Rp 97,64 miliar pada kuartal I-2023. Begitu juga dengan pendapatan perseroan melesat dari Rp 273,69 miliar menjadi Rp 503,70 miliar. Sedangkan tahun 2022, CUAN mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 2.490% dari Rp 22,03 miliar menjadi Rp 570,89 miliar.
Sementara itu, Direktur Utama dan Sekretaris Perusahaan Petrindo Jaya, Michael dalam paparan publik insendtil menyebutkan, dana IPO saham perseoran seluruhnya masih disimpan di Bank Mandiri karena perseroan menggunakan prinsip kehati-hatian dalam menggunakan dana IPO tersebut dan saat ini salah satu penggunaan dana IPO untuk pembangunan intermediate stockpile (ISP) di PT Tamtama Perkasa, anak perusahaan perseroan.
Baca Juga
Nasdaq Lanjutkan Kenaikan 3 Hari Beruntun, S&P 500 Melonjak 1,1% Dipicu Sentimen Rilis Nvidia
“Kami masih menyelesaikan seluruh proses perizinan dan kajian-kajian teknis. Diharapkan kami dapat menggunakan dana IPO setelah rangkaian proses tersebut selesai,” jelas direksi Petrindo Jaya dalam kesempatan paparan publik.
Selain itu, Petrindo Jaya (CUAN) juga menyatakan bahwa perseroan sedang melakukan penelitian mengenai pasir silika yang akan dipakai untuk pembuatan solar panel dan dalam beberapa bulan ke depan perseroan akan melakukan eksplorasi emas. Kedua mineral tersebut yang sedang difokuskan untuk dikembangkan untuk sementara.

