Capitalinc Investment (MTFN) Rawan Delisting, Publik Pegang 54% Saham
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengingatkan pelaku pasar terkait potensi delisting saham PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN), yang saat ini berada di papan pemantauan khusus BEI.
Potensi delisting saham MTFN disampaikan oleh Vera Florida dan Pande Made Kusuma Ari A, selaku Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, sebagaimaan dikutip, Senin (19/02/2024).
BEI menyebut, suspensi saham MTFN telah mencapai 12 bulan pada tanggal 16 Februari 2024. Adapun ketentuan delisting suatu saham mengacu pada Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa.
Baca Juga
IHSG Cenderung Konsolidasi, Pantau TOWR, ESSA, GJTL dan HUMI
Bursa dapat menghapus saham Perusahaan Tercatat apabila:
a. Ketentuan III.3.1.1, Mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha Perusahaan Tercatat, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status Perusahaan Tercatat sebagai Perusahaan Terbuka, dan Perusahaan Tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
b. Ketentuan III.3.1.2, Saham Perusahaan Tercatat yang akibat suspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, hanya diperdagangkan di Pasar Negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.
Terkait perkembangan terbaru Perseroan, Vera dan Ari menyampaikan BEI menerima laporan aktivitas eksplorasi per 31 Desember 2023.
Baca Juga
Perseroan melaporkan laporan aktivitas eksplorasi Perseroan dengan rincian anak perusahaan yang melakukan aktivitas eksplorasi yaitu PT Cahaya Batu Raja Blok dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp45,7 miliar dan PT Kutai Etam Petroleum dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp410 juta.
“Masing-masing laporan tersebut untuk periode eksplorasi selama 1 tahun, yaitu tahun 2023,” katanya.
Sementara berdasarkan susunan pemegang saham Perseroan per 31 Januari 2024, terlihat, public atau masyarakat memegang 54,44% saham Perseroan, kemudian Express Profitable sebesar 21,10%, Roulette Capital sebesar 9,32%, lalu PT Dwina Natura 9,22%, PT Dwi Daya Capital 5,15 dan Vintage Rarity PTE LTD sebanyak 0,75%.
“Bagi pihak yang berkepentingan terhadap Perseroan, dapat menghubungi Sekretaris Perusahaan Bapak Gideon Tampubolon dengan nomor telepon 021-29660976,’’ imbau BEI.
Selain itu, Bursa meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

