Target Laba Bersih Sido Muncul (SIDO) Direvisi Naik, Bagaimana dengan Sahamnya?
JAKARTA, investortrust.id – Prospek kinerja keuangan PT Sido Muncul Tbk (SIDO) sepanjang 2024 direvisi naik, seiring dengan kinerja keuangan tahun lalu lampaui estimasi. Revisi naik juga menggambarkan ekspektasi ekspor lebih pesat bersamaan dengan peluncuran produk baru.
BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target laba bersih tahun ini dari semula Rp 948 miliar menjadi Rp 1,06 triliun, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 951 miliar. Begitu juga dengan target penjualan tahun 2024 direvisi naik dari Rp 3,43 triliun menjadi Rp 3,76 triliun, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 3,56 triliun.
Baca Juga
Daya Beli masih Rendah, Prospek dan Target Saham Nippon Indosari (ROTI) Dipangkas
“Kami merevisi naik target kinerja keuangan SIDO tahun ini, meskipun asumsi volume penjualan dipertahankan. Revisi naik menggambarkan estimasi rata-rata harga jual yang lebih tinggi bersamaan dengan peningkatan ekspor produk,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Sabela Nur Amalina dan Natalia Sutanto di Jakarta, Kamis (22/2/2024).
Peningkatan rata-rata harga jual yang diikuti dengan harga bahan baku relative stabil diharapkan berimbas positif terhadap margin keuntungan perseroan. Hal ini berpotensi menjadikan laba bersih perseroan kembali di atas Rp 1 triliun tahunn ini.
Baca Juga
Seiring dengan revisi naik target kinerja keuangan tahun ini, BRI Danareksa Sekuritas menaikkan target harga saham SIDO dari Rp 500 menjadi Rp 600 dengan rekomendasi dipertahankan hold. Target harga tersebut mempertimbangkan perkiraan PE tahun ini sekitar 16,9 kali.
Tahun lalu, SIDO mencatatkan penurunan pendapatan dari Rp 3,86 triliun menjadi Rp 3,56 triliun. Sedangkan laba bersih turun dari Rp 1,10 triliun menjadi Rp 951 miliar.
Estimasi Kinerja Keuangan SIDO

