Genggam US$ 38,7 Miliar, Prajogo Pangestu Taklukkan Low Tuck Kwong hingga Hartono Bersaudara
JAKARTA, investortrust.id – Kekayaan Prajogo Pangestu, pemilik grup Barito, mendadak melesat menjadi US$ 38,7 miliar. Angka tersebut jauh meninggalkan nilai kekayaan orang terkaya lainnya dari Indonesia.
Dengan lompatan nilai tersebut, Prajogo Pangestu kini menduki peringkat orang terkaya di Indonesia mengalahkan Low Tuck Kwong dengan nilai kekayaan US$ 26,5 miliar, R Budi Hartono dengan kekayaan US$ 24,3 miliar, dan Michael Hartono sebanyak US$ 23,3 miliar.
Baca Juga
Saat BREN dan CUAN Disuspensi, Investor Berbondong-bondong ke Saham Barito (BRPT)
Berdasarkan data real timer Forbes bahwa Prajogo Pangestu juga menduduki peringkat orang terkaya ke-30 di dunia. Bahkan, dirinya mengeser sejumlah nama besar lainnya, seperti MacKenzie Scott salah satu pemilik Amazon, Li Ka-shing dari Hong Kong, hingga Mark Mateschitz pemilik Red Bull asal Australia.
Lompatan nilai kekayaan Prajogo Pangestu tersebut terjadi setelah keempat sahamnya mencatatkan lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, dua perusahaannya yang listing tahun ini telah melesat berlipat-lipat.
Prajogo Pangestu bertindak sebagai pengendali dengan memegang sebanyak 66,73 miliar saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) atau setara dengan 71,19% saham. Hingga penutupan perdagangan saham kemarin, market cap BRPT menembus angka Rp 110,53 triliun.
Baca Juga
Prajogo Pangestu dari Sopir Angkot hingga Lompatan Kekayaan Jadi US$ 20,2 Miliar
Prajogo melalui BRPT juga bertindak sebagai pengendali PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan kepemilikan 6,51 miliar saham BREN atau setara dengan 64,666%. Sebagaimana diketahui BREN kini merupakan saham dengan kepitalisasi terbesar ketiga bernilai Rp 699,03 triliundi BEI.
Prajogo Pangestu juga tercatat sebagai pengendali PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan kepemilikan 9,56 miliar saham atau 85,07%. Berdasarkan data penutupan perdagangan saham kemarin di BEI, kapitalisasi pasar CUAN telah mencapai Rp 78,67 triliun berkat lompatan harga lebih dari 30 kali lipat terhitung sejak listing perdana 8 Maret hingga Kamis (9/11/2023).
Baca Juga
Kembali Cetak Rekor, Market Cap Barito Renewables (BREN) Salip Bayan Resources (BYAN)
Selain ketiga perusahaan tersebut, Prajogo Pangestu tercatat sebagai pemegang langsung 7,78% saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Dirinya melalui Barito Pacific (BRPT) juga mengendalikan 34,63% saham TPIA. Hingga penutupan pasar kemarin, kapitalisasi pasar saham TPIA mencapai Rp 259,53 triliun atau masuk dalam daftar top 10 market cap terbesar di BEI.
