Gara-gara Saham Emiten Prajogo Pangestu, IHSG Berbalik Koreksi
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/1/2024), berbalik terkoreksi 7,34 poin (0,10%) menjadi 7.219,96 menjelang penutupan pasar. IHSG bergerak dalam rentang 7.219,96-7.277,50 dengan nilai transaksi Rp 8,58 triliun.
Koreksi tersebut kontrak dengan pergerakan sesi I dengan penguatan sebanyak 34,13 poin (0,47%) menjadi 7.261,43. Sedangkan pemicu utama koreksi indeks datang dari pelamahan saham-saham emiten Prajogo Pangestu.
Baca Juga
Pengendali Ini Tambah Saham Superkrane (SKRN), Volumenya Jumbo
Berdasarkan data, saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) anjlok Rp 625 (11,01%) menjadi Rp 5.050, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melemah Rp 290 (7,25%) menjadi Rp 3.710, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) anjlok Rp 55 (4,93%) menjadi Rp 1.060.
Pemicu utama pelemahan indeks datang dari saham sektor consumer non primer dengan penurunan 0,75%, saham sektor material dasar 0,56%, sektor infrastruktur 0,27%, dan saham sektor energi 0,36%.
Baca Juga
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi 1,29%, sektor keuangan 0,91%, sektor properti 0,40%, sektor consumer primer 0,87%, dan saham sektor teknologi 0,27%.
Sebaliknya penurunan dalam melanda tiga saham berikut, yaitu saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS), dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC).
