Saham Emiten Prajogo Pangestu Berbalik Anjlok, BREN dan CUAN Terparah
JAKARTA, investortrust.id – Tiga dari empat saham emiten Prajogo Pangestu anjlok pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/1/2024). Penurunan ini sejalan dengan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) sebanyak 25 poin menjadi 7.227.40.
Penurunan terdalam melanda saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan koreksi Rp 550 (9,73%) menjadi Rp 5.100. Padahal awal perdagangan hari ini, saham ini sempat menguat ke level Rp 5.750.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Gandeng Sumitomo dan Hitachi Dirikan Perusahaan Patungan Ini
Penurunan selanjutnya dicatatkan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang terkoreksi hingga auto reject bawah (ARB) setelah turun Rp 975 (9,92%) menjadi Rp 8.850. Saham ini telah ARB empat hari beruturut-turut atau terhitung sejak suspensi dicabut.
Penurunan selanjutnya dicatatkan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan pelemahan Rp 25 (2,25%) menjadi Rp 1.085. Saham BRPT bergerak dalam rentang Rp 1.070-1.130.
Baca Juga
IHSG Bergerak Melemah Awal Transaksi, Saham TPIA hingga GEMA Melesat
Satu-satunya saham emiten Prajogo Pangestu adalah PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) naik Rp 90 (2,11%) menjadi Rp 4.350. Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan kemarin hingga auto reject atas (ARA).
Saham TPIA kemarin ditutup melesat hingga ARA Rp 840 (24,68%) menjadi Rp 4.260. Penguatan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) TPIA melesat menjadi Rp 367,67 triliun.

