Pasar Saham Sepi Sentimen, IHSG Melorot 1,10% dalam Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Pergerakan pasar saham pada pekan terakhir September relatif datar, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya berkutat pada range 6.900 – 7.000.
Pekan ini, 25 – 29 September pasar kurang didukung oleh sentimen kuat. Isu seputar inflasi Amerika Serikat serta arah suku bunganya masih jadi sorotan. Sementara sentimen positif belum ada yang tampak memengaruhi IHSG.
Baca Juga
Selama sepekan, IHSG mengalami penurunan sebesar 1,10% menjadi 6.939,892 dari level 7.016,844 pada penutupan pekan yang lalu.
Pelemahan IHSG sejurus dengan penurunan nilai kapitalisasi pasar saham di Bursa Efek Indonesia yang tergerus 0,99% menjadi Rp10.288 triliun dari 10.391 triliun pada pekan sebelumnya.
Kendati begitu, berdasarkan data perdagangan yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas transaksi selama sepakan berlangsung cukup semarak, tergambar dari rata-rata nilai transaksi harian bursa yang meningkat sebesar 7,20% menjadi Rp11,69 triliun dari Rp10,91 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga
Marketplace Pariwisata (PGJO) Lirik Potensi Bisnis Wisata di Indonesia Timur
“Peningkatan juga tampak pada rata-rata volume transaksi harian bursa, yaitu sebesar 41,89% menjadi 24,52 miliar lembar saham dari 17,28 miliar lembar saham pada sepekan yang lalu,” papar Pjs Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/9/2023).
Sementara rata-rata frekuensi transaksi harian bursa tercatat meningkat sebesar 3,96% menjadi 1.204.385 kali transaksi dari 1.158.472 kali transaksi pada pekan yang lalu.
Adapun aktivitas investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp762,97 miliar pada penutupan perdagangan Jumat (29/9/2023). Sementara sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp5,24 triliun.

