Pendapatan Adaro Minerals (ADMR) Capai US$ 720,62 Juta, Bagaimana dengan Labanya?
JAKARTA, investortrust.id – PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mencatatkan kenaikan pendapatan menjadi US$ 720,62 juta hingga September 2023, dibandingkan pencapaian periode sama tahun lalu US$ 666,48 juta.
Baca Juga
Meski Laba Turun, Sekuritas Ini Revisi Naik Target Saham Adaro Minerals (ADMR), Kok Bisa?
Adaro Minerals (ADMR) melalui publikasi laporan keuangan, Senin (30/10/2023), menyebutkan kenaikan pendapatan tersebut diimbangi dengan kenaikan beban pokok pendapatan. Hal ini membuat laba bruto perseroan tergerus dari US$ 414,88 juta menjadi US$ 379,60 juta.
Perseroan juga mencatatkan penurunan laba usaha dari US$ 387,65 juta menjadi US$ 333,25 juta. Alhasil laba periode berjalan perseroan turun dari US$ 287,24 juta menjadi US$ 251,49 juta.
Baca Juga
Saham Batubara Mulai Membara Jelang Akhir Tahun, Berikut Daftar Saham Pilihan Teratas
Dengan penurunan laba bersih tersebut, laba per saham ADMR terkoreksi dari US$ 0,0070 menjadi US$ 0,0061 per saham.
Sedangkan total aset perseroan melesat dari US$ 1,28 miliar menjadi US$ 1,51 miliar. Sebaliknya total libilitas turun dari US$ 717,31 juta menjadi US$ 671,85 juta.

