Multikarya (MKAP) Optimistis Raih Pertumbuhan Pendapatan hingga 70% Tahun 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) optimistis meraih pertumbuhan pendapatan hingga 70% sepanjang 2024.
“Target growth-nya mungkin akan ada kenaikan sekitar 60%-70% omzet dibandingkan dengan tahun 2023,” kata Direktur Utama MKAP, Eric Handoko ditemui usai seremoni pencatatan perdana saham MKAP di Gedung BEI, Jakarta, Senin (13/2/2024).
Eric mengaku optimistis target pendapatan 2024 tercapai, terutama didukung oleh pendapatan dari pelanggan oil & gas seperti Grup Pertamina dan Grup Medco Energi.
Baca Juga
Bos BTN Beberkan Perkembangan Spin Off UUS, Ditargetan Rampung April 2024
Dengan menjadi perusahaan tercatat maka secara tidak langsung, Perseroan akan dapat meningkatkan fungsi good corporate governence (GCG). “Sehingga meningkatkan profesionalisme dan transparansi manajemen," pungkasnya.
Adapun dana hasil IPO, rencananya akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan, namun tidak terbatas digunakan untuk biaya operasional, pembayaran kepada pemasok, perbaikan alat alat berat yang dimiliki seperti, mesin, pompa, dan transmisi.
Baca Juga
Offering Saham, Multikarya Asia (MKAP) Kejar Target Dana IPO Rp 74,75 Miliar
Terkait komitmen dividen, Perseroan berniat mengalokasikan sebanyak- banyaknya 30% dari perolehan laba bersih sebagai dividen tunai, mulai tahun 2025 dari perolehan laba bersih tahun 2024, atau apabila Perseroan telah memiliki saldo laba positif.
Sebagaimana dikatahui sebelumnya, saham MKAP melakukan pencatatan perdana saham (listing) di BEI pukul 09.00 WIB. Sesaat setelah listing, saham MKAP langsung menembus level auto rejection atas (ARA) dengan kenaikan 34,78% ke level Rp 155.
