Offering Saham, Multikarya Asia (MKAP) Kejar Target Dana IPO Rp 74,75 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan penyedia jasa untuk sektor pertambangan, PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) telah mengantongi pernyataan efektif initial public offering (IPO) dari Otoritas Jasa Keuangan.
Penawaran Umum Perdana Saham atau offering kini sedang berlangsung, 02 Februari 2024 hingga 06 Februari 2024 dengan harga pelaksanaan IPO Rp 115 per saham. Artinya Perseroan berpotensi meraih dana publik maksimal sebesar Rp 74,75 miliar.
Melalui hajatan ini, Perseroan menerbitkan dan menawarkan saham sebanyak 650 juta lembar. Saham yang ditawarkan dalam rangka IPO mencerminkan sebanyak 20% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, yang merupakan saham baru dengan nilai nominal Rp 50 per saham.
Baca Juga
Ayam Goreng Nelongso (BAIK) Patok Harga Atas IPO Rp 278 per Saham
Dalam momentum IPO, perseroan juga menggelar Program ESA (employee stock option). Program ESA ini dialokasikan maksimal 5% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum atau sebanyak 32,50 juta saham.
Untuk membantu pelaksanaan IPO, Perseroan telah menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Lotus Sekuritas menyatakan akan menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap sisa saham yang ditawarkan bila tidak dipesan dalam penawaran umum perdana saham Perseroan.
Baca Juga
Beku 18 Bulan, Saham Saraswati Griya Lestari (HOTL) Bisa Delisting
Dikutip dari prospektus IPO disebutkan, Perseroan berencana menggunakan seluruh dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, untuk modal kerja Perseroan antara lain, untuk biaya operasional, pembayaran kepada pemasok, perbaikan alat-alat berat yang dimiliki seperti: mesin, pompa, dan transmisi.
