Komut Ini Agresif Tambah Saham di Arkora (ARKO), Volume Jumbo
JAKARTA, investortrust.id – Komisaris Utama Arya Pradana Setiadharma agresif menambah saham pada PT Arkora Hydro Tbk (ARKO). Total 1,6 jtua saham ARKO telah dibeli dari pasar sepanjang Januari 2024 berjalan.
Presiden Direktur ARKO Aldo Artoko mengatakan, Arya Pradana Setiadharma menambah kepemilikan saham di ARKO secara bertahap dalam kurun waktu 16-19 Januari 2024. Sedangkan harga pelaksanaan bervariasi mulai dari Rp 665 hingga Rp 685.
“Tujuan transaksi untuk investasi jangka panjang dengan kepemilikan saham langsung,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/1/2024).
Baca Juga
Arkora Hydro (ARKO) Kucurkan Pinjaman ke Anak Usaha, Ternyata Mau Bangun Ini
Pembelian tersebut menjadikan total saham ARKO yang digenggam Komut ini bertambah dari 47,52% menjadi 47,58%.
Komut ARKO Arya Pradana Setiadharma
Sebelumnya, Sinarmas Sekuritas merekomendasikan beli saham ARKO. Hal ini didukung sentimen positif upaya keras pemerintah untuk mengurangi emisi karbon.Sinarmas Sekuritas merekomendasikan beli saham saham AKRO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 800.
“ARKO merupakan emiten pembangkit listrik energi terbarukan atau new renewable energy yang produksinya dibeli PT PLN melalui power purchase agreement (PPA),” terangnya analis Sinarmas Sekuritas Axel Leonardo dalam riset yang diterbitkan beberapa hari lalu.
Baca Juga
Penguatan prospek saham emiten pembangkit listrik tersebut, terang dia, didukung target pemerintah agar PLN untuk menambah kapasitas pembangkit listrik RNE menjadi 40,6 GW sepanjang 2021-2030 menjadi 99,2 GW.
Penambahan kapasitas besar tersebut diharapkan menjadikan pembangkit listrik NRE bisa berkontribusi sebanyak 51,6% dari total pembangkit listrik nasional. Hal tersebut diharapkan menjadi momentum bagi ARKO untuk lebih agresif dalam pengembangan pembangkit listrik energi baru terbarukan.

