Pengendali Ini Rajin Lepas Saham Jasnita (JAST), Ternyata Gara-gara Ini
JAKARTA, Investortrust.id – PT Persada Inti Sejahtera lanjut mengurangi porsi kepemilikan saham di PT Jasmita Telekomindo Tbk (JAST). Aksi tersebut membuat total kepemilikan saham turun drastic hingga menjadi di bawah 50%.
Corporate Secretary Jasnita Nthania Olinda mengatakan, Persada Inti mengurangi porsi sahamnya dengan menjual sebanyak 45,45 juta saham JAST dengan harga pelaksanaan Rp 55 per saham pada 25 September 2023. Lewat penjualan saham tersebut, Persada Inti meruap dana Rp 2,27 miliar.
Baca Juga
“Tujuan transaksi untuk restrukturisasi internal perseroan,” jelasnya dalam penjelasan resmi di BEI, Selasa (26/9/2023).
Sementara itu, Direktur Jasnita Yentoro sebelumnya justru rajin memborong saham JAST sepanjang September 2023. Dirinya membeli hingga 10 juta saham JAST dengan rentang harga Rp 54-56 dalam beberapa hari terakhir terhitung sejak 5-16 September 2023.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Persada Inti terpantau secara berkelanjutan mengurangi porsi kepemilikan saham di Jasnita Telekomindo (JAST). Pada akhir 2022, Persada Inti masih menggenggam sebanyak 55,24% saham JAST, namun per 25 September 2023 total kepemilikan turun menjadi 48,13% saham.
Baca Juga
OJK Sebut 99 PLTU Batu Bara akan Ikut Transaksi di Bursa Karbon
Jasnita Telekomindo (JAST) membukukan lompatan pendapatan menjadi Rp 79,67 miliar hingga semester I-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 33,47 miliar. Meski melesat, rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru naik dari Rp 8,56 miliar menjadi Rp 11,01 miliar.

