PTPP Update Soal Divestasi Aset Rp 1,4 Triliun, Lagi Nego dengan Emiten Prajogo Pangestu?
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan konstruksi pelat merah PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) menyampaikan perkembangan terakhir terkait proses divestasi saham anak usaha maupun aset dalam entitas Perseroan
Sekretaris Perusahaan PTPP, Bakhtiyar Efendi, mengatakan, tahun ini PTPP menargetkan divestasi aset sebesar Rp 1,4 triliun, dengan rincian pelepasaran aset di entitas usaha sekitar Rp 450 miliar dan pelepasan saham anak usaha sekitar Rp 1 triliun.
‘’Rencana divestasi ini sesuai Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) Perseroan tahun 2023,’’ papar Bakhtiyar dalam keterbukaan informasi yang dirilis, Selasa (14/11/2023).
Baca Juga
Pertamina Gelar Sekolah Energi Berdikari, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
Dikatakan, hingga saat ini Perseroan merealisasikan divestasi sebesar Rp 105,9 triliun dari target Rp 1,4 triliun. Sedangkan untuk aset lainnya Perseroan sedang mencari calon pembeli, ada juga aset yang sedang tahap negoisasi dengan calon pembeli..
Khusus tentang kabar divestasi anak usaha PT PP Krakatau Titra Industri, Manajemen PTPP menyebut, saat ini tahapan divestasi saham sedang dalam proses seleksi dan negoisasi dengan calon pembeli. ‘’Proses tersebut bersifat terbatas dengan calon pembeli,’’ kata dia.
Bakhtiyar berjanji, pihaknya akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik setelah proses divestasi berhasil dilakukan.
Baca Juga
Dharma Polimetal (DRMA) Optimistis Target Pertumbuhan Penjualan 25% Tercapai
Sebelumnya dikabarkan, PTPP sedang melakukan negoisasi dengan perusahaan milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) terkait divestasi saham PT PP Krakatau Titra Industri.
Nama terakhir merupakan perusahaan patungan PT PP Infrastruktur dengan PT Krakatau Tirta Industri (KTI), di mana entitas anak PTPP memegang 75% saham PT PP Krakatau Titra Industri, sisanya 25% milik KTI.
Sementara KTI sendiri merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) sebesar 51% dengan Chandra Asri sebesar 49%.
Selain TPIA milik Prajogo Pangestu, KRAS yang merupakan perusahaan baja pelat merah juga mengincar saham miliki PTPP pada PT PP Krakatau Titra Industri.

