IHSG Dilanda Profit Taking, Saham FMII Bertahan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (7/11/2023), ditutup meelmah 42,96 poin (0,62%) menjadi 6.835,88. IHSG bergerak dalam rentang 6.824,47-6.887,02 dengan nilai transaksi Rp 4,23 triliun.
Baca Juga
Penurunan indeks dipicu pelemahan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer turun 1,38%, sektor energi 0,95%, sektor keuangan 0,63%, sektor industry 0,59%, sektor material dasar 0,57%, dan sektor teknologi 0,72%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor properti sekitar 0,18% dan saham sektor infrastruktur.
Meski IHSG ditutup di zona merah, sejumlah saham berhasil melesat, seperti saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik hingga auto reject atas (ARA) Rp 76 (25%) menjadi Rp 380, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) naik Rp 58 (20,42%) menjadi Rp 342, PT Pulau Subur Tbk (PTPS) naik Rp 20 (17,09%) menjadi Rp 137, PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) naik Rp 15 (15%) menjadi Rp 115, dan saham PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) menguat Rp 6 (10%) menjadi Rp 66.
Baca Juga
Sebaliknya pelemahan yang dalam melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Surya Permata Andalan tbK (NATO), PT Pinago Utama Tbk (PNGO), PT Jembo Cable Company Tbk (JECC), PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA).

