Target Harga Baru Saham PT Sarana Menara (TOWR), Potensi ‘Cuan’ Menggiurkan
JAKARTA, investortrust.id –Saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) diramal berpeluang menguat dengan targat harga Rp 1.310 per saham, atau masih punya potensi naik sebesar 37,9% dari level harga saat ini Rp 960 per saham.
Analis PT NH Korindo Sekuritas, Leonardo Lijuwardi, mengatakan, pihaknya masih mempertahankan rating beli untuk saham TOWR. Namun kata dia, Rp 1.310 merupakan target price lebih rendah dari proyeksi sebelumnya.
‘’Target price Rp 1.310 mencerminkan proyeksi kinerja 2023, dengan 12,5 kali forward EV/Ebitda. Valuasi TOWR saat ini berada di angka yang cukup atraktif,’’ paparnya dalam riset yang diterbitkan, Selasa (14/11/2023).
Adapun katalis yang mendukung rekomendasi ini adalah efisiensi yang dilakukan TOWR, kemudian beban bunga yang mulai tampak melandai, serta pertumbuhan berkelanjutan dan eksekusi dari non-tower business, khususnya layanan Fiber to The Tower (FTTT) dan Fiber to The Home (FTTH).
Baca Juga
Sementara faktor yang menjadi risiko dari rekomendasi atas TOWR yaitu, rate dan beban bunga yang masih cukup tinggi dan fluktuatif kurs serta situasi ekonomi makro yang kurang baik sekaligus persaingan industri menara yang semakin mengetat.
NH Korindo memperkirakan, TOWR berpotensi mencetak laba bersuh Rp 3,63 triliun di tahun 2023, sedangkan tahun 2024 akan mencapai Rp 3,81 triliun. Sedangan dari sisi pendapatan diprediksi sebesar Rp 11,70 triliun sepanjang 2023 dan Rp 12,38 triliun pada 2024.
Sebelumnya, pada periode kuartal III-2023, TOWR mencetak kenaikan pendapatan sebesar 7,6% secara tahunan atau YoY dan 1,1% secara kuartalan atau QoQ menjadi Rp 8,72 triliun. EBITDA mengalami kenaikan 6,5% YoY dan 1,1% QoQ menjadi Rp 7,42 triliun.
Baca Juga
Adapun laba bersih di periode ini masih mengalami kontraksi akibat beban bunga, yaitu menurun menjadi Rp 2,42 triliun.
‘’Hal yang menarik saat ini untuk disimak adalah transisi TOWR yang semula lebih berfokus dan dominan pada penyewaan menara, kini TOWR juga lebih berfokus mendiversifikasikan bisnisnya ke dalam bisnis fiber optik, baik itu FTTT (Fiber to The Tower) dan FTTH (Fiber to The Home).
Transisi yang dilakukan telah memberikan kontribusi pada kinerja TOWR per September 2023, di mana segmen FTTT menyumbang 14,9% dari total pendapatan TOWR. Adapun segmen sewa menara masih dominan sebesar 72,2% dari pendapatan TOWR per September 2023.

