Sejak Suspensi Dicabut, Saham Petrindo (CUAN) sudah Anjlok 52%
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten Prajogo Pangestu ini, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), telah anjlok sebanyak 52,32% terhitung sejak suspensi transaksi sahamnya dibuka Bursa Efek Indonesia (BEI) per 16 Januari 2024 hingga penutupan perdagangan sesi I, Rabu (31/1/2024).
Berdasarkan data BEI, saham CUAN telah anjlok dari level Rp 13.425 menjadi Rp 6.400 pada penutupan perdagangan hari ini atau telah anjlok lebih dari 52%.
Baca Juga
IHSG Sesi I Lanjut Rebound, Lima Saham Cuan Besar Dipimpin PTMP
Meski anjlok dalam sepanjang Januari 2024 ini, saham CUAN ternyata masih menguat dari level Rp 220 menjadi Rp 6.400 terhitung sejak listing perdanan 8 Maret 2022 hingga sesi I hari ini atau masih melesat 2.809% setara dengan 28 kali.
Bahkan langkah komisaris dan direktur perseroan untuk membeli saham CUAN dari pasar belum mampu menahan kejatuhan saham emiten batu bara ini.
Sebelumnya, Direktur CUAN Diana Arsiyanti telah membeli saham emiten yang dipimpinnya dari pasar. Dirinya membeli sebanyak 50 ribu saham CUAN dengan harga pembelian Rp 8.150 per saham hari ini.
Baca Juga
Kekayaan 10 Orang Paling Tajir Indonesia Capai US$ 168,9 Miliar, Kuasai 12% PDB
Sebelumnya, Dirut CUAN Michael membeli sebanyak 21.800 saham CUAN dengan harga pelaksanaan Rp 8.850 per saham. Aksi tersebut berdampak terhadap penambahan saham yang dimiliknya dari semula 72.100 menjadi 93.900 saham.
Aksi serupa juga dilakukan Komut CUAN Erwin Ciputra dengan membeli sebanyak 100 ribu saham CUAN dengan harga pelaksanaan Rp 8.850 per saham pada 19 Januari 2024. Aksi tersebut menjadikan total saham CUAN yang dikuasai Erwin Ciputra meningkat dari 800 ribu saham menjadi 900 ribu saham CUAN.

